SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Santunan Kecelakaan Jasa Raharja Naik

  • Reporter:
  • Senin, 11 Februari 2019 | 14:42
  • Dibaca : 111 kali
Santunan Kecelakaan Jasa Raharja Naik
Laka lantas di jalan raya Mediterania Batam Centre, beberapa waktu lalu. Kasus laka lantas di Kepri meningkat setiap tahunnya. f agung dedi lazuardi

BATAM KOTA – Realisasi klaim atau santunan kecelakaan yang dibayarkan oleh PT Jasa Raharja (Persero) di Kepri pada 2018 mencapai Rp16,9 miliar. Angka santunan mengalami kenaikan sejak 2016 dan mencapai dua digit sejak 2017.

Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja Cabang Kepri, Masna Firles, mencatat pada 2016 total santunan kepada korban kecelakaan sebesar Rp9 miliar, kemudian 2017 meningkat menjadi Rp11,2 miliar. Klaim kembali naik pada 2018 menjadi Rp16,9 miliar. Sepanjang Januari 2019, Jasa Raharja sudah menyerahkan santunan senilai Rp1,5 miliar.

“Untuk jumlah angka kecelakaan mungkin bisa ditanyakan ke polisi, namun untuk jumlah santunan yang kami berikan memang meningkat setiap tahun,” kata Masna, Sabtu (9/2).

Dia menambahkan, prosedur klaim tidak terlalu sulit. Pertama korban atau keluarga korban melapor ke Unit Laka Lantas Kepolisian terdekat. Setelah itu dilanjutkan dengan menyampaikan kepada Jasa Raharja. Perseroan menindak lanjuti kemudian menjamin korban di rumah sakit, sepanjang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di Kepri, Jasa Raharja sudah melakukan kerjasama dengan 23 rumah sakit, 17 rumah sakit di antaranya di Batam. Sistem Jasa Raharja saat ini juga sudah terintegrasi dengan Kepolisian dan rumah sakit.

“Jadi ketika nanti sudah di input datanya oleh polisi, kami juga bisa mengecek langsung kronologisnya. Sehingga sebelum 1×24 jam kami akan menyampaikan kepada pihak rumah sakit apakah bisa ditanggung Jasa Raharja atau tidak,” katanya.

Adapun santunan yang diberikan pihaknya untuk korban luka adalah maksimal Rp20 juta, jika biaya rumah sakit lebih dari itu maka akan ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kalau korban menjadi peserta. Namun jika tidak, maka akan ditanggung pribadi korban.

Masna menjelaskan untuk jaminan yang diberikan Jasa Raharja sampai saat ini tidak sistem kelas sebagaimana BPJS Kesehatan, sehingga korban dipersilakan untuk memilih kamar kelas yang diinginkan. Sepanjang tidak melebihi batas maksimum maka pihaknya akan memberikan jamaninan.

“Jadi kalau mau memilih kamar VVIP tidak masalah, yang penting yang bisa kami jamin hanya Rp20 juta untuk korban luka. Sedangkan korban meninggal dunia kami berikan santunan Rp50 juta,” katanya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya, sebab korban kecelakaan khusus nya di jalan sebagaimana adalah anak-anak remaja. Dimana yang seharusnya tidak atau belum boleh diizinkan berkendara menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya.

“Berdasarkan catatan kami 22 persen korban lakalantas itu adalah anak remaja. Sehingga ini perlu menjadi perhatian orang tua,” jelasnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com