SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Satu Keluarga Tewas

  • Reporter:
  • Jumat, 22 Juni 2018 | 08:47
  • Dibaca : 274 kali
Satu Keluarga Tewas

BATAM – Joshua Pakpahan bersama istri dan tiga anaknya tewas dalam kebakaran di rumah mereka yang merangkap jadi gudang air di Blok A2 Nomor 3 Kawasan Industri Mega Cipta Batumerah, Kamis (21/6/2018). Dua pembantu juga turut menjadi korban.

Keterangan yang dihimpun SINDO BATAM menyebutkan, kepulan asap muncul dari gudang yang dihuni Joshua Pakpahan bersama keluarganya pada pagi buta sekitar pukul 05.00. Joshua bersama sang istri Yang Fang beserta Teresia Yosefang, William Josefang dan Aby Gael Josefang tak bisa lolos dari maut. Pembantunya yakni Ance juga turut meninggal dunia, sementara Anggit selamat.

Salah satu saksi mata, Zarkasi yang merupakan sekuriti Kawasan Industri Mega Cipta menuturkan begitu melihat kepulan asap, dirinya bersama sejumlah rekan mencoba masuk ke dalam gudang. Namun karena pintu gerbang gudang tersebut dikunci dari dalam, proses evakuasi pun berjalan dramatis.

“Setelah dibuka dari dalam oleh penjaga gudang, kobaran api dipadamkan dengan menggunakan air di dalam mobil tangki yang ada di situ,” kata dia.

Zarkasi melanjutkan, karena gudang tersebut memiliki pekarangan yang luas, pemiliknya pun membangun rumah serta terdapat dua kontainer yang digunakan untuk keperluan pribadi. Ia juga menjelaskan, terdapat petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam di kawasan pergudangan tersebut. Namun, petugas keamanan tak sepenuhnya menjaga satu per satu gudang.

“Paling mutar-mutar saja memeriksa keadaan, pas subuh tadi liat ada api sama asap,” katanya.

Ia juga menjelaskan, sebelum satu unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi, beberapa warga pekerja sekitar berusaha memadamkan api menggunakan air yang ada di mobil tangki milik korban.

Karena belakangan diketahui korban merupakan pengusaha penyuplai air ke kapal-kapal yang tengah bersandar di pelabuhan. Zarkasi mengaku dirinya tak mengetahui ada enam orang yang terjebak di dalam rumah yang terbakar tersebut. Saat pihak kepolisian tiba barulah diketahui ada enam korban meninggal dalam peristiwa tersebut.

Posisi jasad Joshua ditemukan di antara puing-puing yang berada di ruang tamu. Kondisinya cukup memprihatinkan dan nyaris tak bisa dikenali. Sementara, Yang Fang, Teresia, William, dan Aby Gael beserta dua pembantunya ditemukan di dapur.

Seluruh jasad korban kemudian dimasukkan ke kantong mayat sebelum akhirnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri di Nongsa untuk diautopsi. Di lokasi, tampak Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi bersama Kabid Humas Polda Kepri Kombes Saptono Erlangga turut mengangkat jenazah para korban ke ambulans.

Dalam kejadian ini, polisi memeriksa tiga orang saksi yakni Anan, Kariman dan Irwan .¬†“Jadi yang lima orang tewas ini adalah satu keluarga, ayah ibu dan tiga anak dan satu korban lagi adalah Ance PRT keluarga ini,” kata Didid.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com