SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sayap-Sayap Patah

  • Reporter:
  • Selasa, 6 Maret 2018 | 17:01
  • Dibaca : 185 kali
Sayap-Sayap Patah

PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) memiliki pengalaman menyingkirkan Real Madrid di ajang Eropa. Sejarah itu terjadi 26 tahun silam saat kedua tim bertemu di babak perempat final Piala UEFA musim 1992/1993 dan Piala Winners 1993/1994.

Sejarah juga mencatat, tertinggal 1-3 di leg pertama bukan berarti kiamat besar untuk kontestan. Setidaknya, ada empat dari 12 tim atau 33% tim yang kalah de ngan agregat dua gol di pertemuan per tama tetap bisa melaju ke babak ber ikut nya, tiga di antaranya terjadi di empat edisi terakhir. Artinya, PSG masih punya peluang. Kandang PSG, Stadion Parc des Prin ces, adalah neraka untuk para tamu. Tim berjuluk Les Parisiens ini hanya sekali kalah dari 46 pertandingan di kandang, sisanya 30 menang dan 15 kali imbang. Satu-satunya tim yang bisa mengalahkan PSG adalah Barcelona dengan skor 3-1 pada April 2015.

Rekor-rekor itu coba didengungkan ke seluruh benak pemain, ofisial, dan fans PSG menjelang jamuan besar me – lawan Madrid di Parc des Princes. Pa – sukan Unai Emery menelan kekalahan 1-3 pada leg pertama yang digelar di Sta dion Santiago Bernabeu. Unggul 1-0 me lalui Adrien Rabiot pada menit ke- 33, Ma drid langsung bangkit dengan men cetak tiga gol melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-45 (penalti), 83, dan Marcelo (86). Kapten PSG Thiago Motta menegaskan pertandingan melawan Madrid ada lah sangat penting. “Kami tahu bagai mana menghadapi tekanan. Kami tahu menghadapi lawan dengan sejarah luar biasa di Eropa serta harus membalikkan defisit gol,” kata Motta.

Jika ada yang mengkhawatirkan dari PSG, itu adalah ketiadaan Neymar dan teka-teki terkait kondisi Kyalian Mbap pe. Neymar dipastikan absen karena mengalami cedera bahkan diprediksi sampai akhir musim nanti. Sementara Mbappe mengalami cedera saat me la wan Olympique Marseille, Kamis (1/3). Mbappe ditarik keluar pada menit ke-46 dan digantikan Javier Pastore. Setelah itu, Mbappe absen melawan Es Troyes di Stadion Stade de líAube, Sabtu (3/3). Absennya dua sayap PSG inilah yang memunculkan kekhawatiran bakal me – lemahnya serangan Les Parisiens. Lihat saja rekor pribadinya musim ini. Di Liga Champions, Neymar mencetak enam gol dan empat assist . Jumlah gol tersebut menempatkan namanya sejajar dengan Edinson Cavani soal produktivitas di Liga Champions.

Sementara di Ligue 1, Neymar men – ca tatkan 19 gol dan 14 assist . Dari 14 assist tersebut, tujuh di antaranya meng arah ke Cavani. Peran Mbappe tak kalah signifikan. Dia memiliki 10 gol dan 8 assist di Ligue 1. Delapan assist Mbappe tiga di antaranya menjadi makanan Cavani. Di Liga Champions, Mbappe adalah pelayan utama penyerang berusia 31 tahun itu, karena dua dari tiga assistnya diberikan kepada Cavani. “Kami ingin mem berikan kemenangan kepada me reka (fans). Kami menghadapi pertandingan dengan percaya diri. Banyak yang berharap dan kami opti mis – tis bisa melakukannya,” tutur Emery. Dia juga menegaskan timnya sudah siap meski harus bermain tanpa Neymar.

“Kami melakukan persiapan me – lawan Madrid bersama-sama. Neymar memang memberikan perbedaan, tapi kami akan meraih kemenangan dengan pemain lain,” sebut mantan pelatih Sevilla tersebut. Adalah mantan pemain Los Blancos Angel di Maria yang akan menggantikan posisi Neymar. Empat gol dikemas Di Maria dari empat pertandingan terakhir setelah kekalahan dari Madrid. Se men tara posisi Mbappe, jika benarbenar ab sen, akan dihuni Julian Draxler. “Kami ikut prihatin dengan situasi Neymar. Tapi, PSG adalah tim kuat dan banyak pe main yang bisa menggantikan posisinya,” tandas Pelatih Madrid Zinedine Zidane.

Kondisi Madrid sebenarnya tak ka – lah mengkhawatirkan. Kondisi gelandang Toni Kroos dan Luka Modric masih di ragu kan. Jika absen, tempat nya akan diberikan kepada Isco dan Mar cos Llorente. Keduanya sudah membuktikan ka pasitasnya saat ikut membawa Madrid menundukkan Getafe. Sementara lini depan sudah mulai tak ada masalah. Karim Benzema, Ronaldo, dan Gareth Bale sudah mulai rajin menemukan jaring lawan. Ronaldo juga baru masuk daftar pemain yang mencetak gol ke-300 di Primera Liga. Pelan tapi pasti, pemain yang biasa dipanggil CR7 tersebut juga mulai memanaskan persaingan pencetak gol Primera Liga musim ini.

Memiliki 16 gol, dia berada di urutan ke-16 kandidat peraih Sepatu Emas musim 2018. Jumlah tersebut memang masih jauh di bawah pengoleksi poin terbanyak kandidat peraih Sepatu Emas Eropa yang ditempati Cavani. “Kami tak menganggap pertanding an akan mudah. Ini adalah babak 16 besar di mana semua tim akan bermain 200%,” tandas Zidane.

Ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com