SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sayur Sumbang Inflasi Tertinggi

  • Reporter:
  • Rabu, 13 Desember 2017 | 16:17
  • Dibaca : 168 kali
Sayur Sumbang Inflasi Tertinggi
Kadisperindag Batam memonitor harga bahan pokok di pasar beberapa waktu lalu Foto Teguh Prihatna.

BATAM – Inflasi Kota Batam pada November 2017 mencapai 0,11 persen (month to month/mtm). Kenaikan harga sayuran, seperti bayam dan cabai merah menjadi penyumbang inflasi tertinggi. Setelah itu, disusul beras.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahyudin memprediksi inflasi Batam pada 2017 mencapai 3,65 persen. Namun Batam harus mengantisipasi harga tiket pesawat, agar inflasi tak menembus angka 4 persen.

“Kalau inflasi pada Desember 0,6 persen, maka inflasi 2017 masih di bawah 4 persen. Tapi kalau inflasi Desember tembus 0,7 persen, maka inflasi 2017 akan lebih dari 4 persen dan itu yang tidak kami harapkan,” ujarnya dalam rapat evaluasi inflasi November 2017 oleh Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri di Batam Centre, Selasa (12/12/2017).

Rahyudin menjelaskan, inflasi inti pada November 2017 cenderung melambat menjadi 0,11 persen (mtm), dari bulan Oktober dengan 0,72 persen (mtm). “Bulan ini berada di tengah-tengah. Kami berharap di bawah 4 persen,” katanya.

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com