SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sehari, Damkar Tangani Dua Kebakaran Hutan

  • Reporter:
  • Jumat, 15 Maret 2019 | 13:09
  • Dibaca : 110 kali
Sehari, Damkar Tangani Dua Kebakaran Hutan
Petugas Damkar dari BP Batam, Pemko Batam, Manggala Agni dan kepolisian memadamkan kebakaran hutan di Simpang Jam Baloi, kemarin. f chandra pratama

SEKUPANG – Dalam sehari dua kebakaran hutan terjadi di waktu yang hampir bersamaan, Kamis (14/3) sekira pukul 14.00. Dua lokasi kebakaran yakni hutan depan Kampus Universitas Internasional Batam (UIB) Seiladi dan hutan dekat flyover Simpang Jam Baloi. Cuaca panas dan angin kencang membuat kobaran api semakin membesar dan menyulitkan pemadaman yang dilakukan petugas pemadam kebakaran (damkar) dari Pemko dan BP Batam serta Manggala Agni.

Pantauan KORAN SINDO BATAM, kebakaran hutan Seiladi dapat ditanggani oleh lima mobil pemadam kebakaran. Di antaranya dua mobil damkar dari Pemko Batam, dua dari Manggala Agni dan satu dari BP Batam .

Komandan Damkar Pos Seipanas dari Pemko Batam, Syamsudin mengatakan, belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. “Kami belum taHu, apakah disengaja atau tidak,” ujarnya.

api sudah dapat dipadamkan kurang lebih satu jam setelah pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Setelah menyelesaikan pemadaman di depan Kampus UIB Seiladi, berselang lima menit juga terjadi kebakaran hutan dekat flyover Simpang Jam. Api sangat cepat merambat. Dari waktu 15 menit, api sudah menjalar hingga ke arah Batam Center.

“Mungkin karena musim panas jadi cepat terjadi kebakaran, dan juga sisa kebakaran semalam mungkin yang belum sepenuhnya padam,” kata salah seorang warga, Rizky di lokasi kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran tampak berupaya memadamkan api dan sedikit terkendala karena medan yang menanjak. “Cuaca panas dan banyaknya dedaunan kering membuat api cepat menyebar,” ujar petugas Babinsa, Faisal Reza yang ikut memadamkan api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam, Azman mengatakan, penyebab utama kebakaran lebih pada kelalaian warga yang membakar di area dekat hutan, sehingga api cepat menyebar.

“Dugaannya ini murni kelalaian, jangankan kita bakar sampah atau lahan. Di tengah musim kemarau seperti ini, buang puntung rokok saja bakalan hidup,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, empat unit Damkar milik Pemko Batam, BP Batam dan juga Mangala Agni dikerahkan untuk membantu proses pemadaman, serta ditambah satu mobil tangki pensuplai air dan satu mobil water canon milik Polresta Barelang. cr1

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com