SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Seharian Bersama Gubernur Kepri di Batam, Dari Subuh hingga Pencanangan Kampung Kerapu

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Juli 2018 | 14:05
  • Dibaca : 105 kali
Seharian Bersama Gubernur Kepri di Batam, Dari Subuh hingga Pencanangan Kampung Kerapu
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan tausiah saat Safari Subuh di di Masjid Sabilun Najaah, MKGR Batuaji, Selasa (10/7). HUMAS PEMPROV KEPRI

BATAM – Gubernur Kepri Nurdin Basirun seharian berada di Batam, Selasa (10/7/2018). Banyak kegiatan yang dilakukan Nurdin, ia ingin semua rangkaian kerja itu harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Memulai Selasa pagi, Nurdin beraktivitas dengan Safari Subuh di Masjid Sabilun Najaah, MKGR Batuaji Batam. Aktivitas Nurdin dilanjutkan dengan Penyampaian Orasi ilmiah dalam pelaksanaan Upacara Penyerahan Ijazah Universitas Terbuka Batam di Lubukbaja. Kemudian Nurdin juga menghadiri Pembukaan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Batam Center.

Tak hanya itu, Nurdin juga menjelajah sektor lautan menuju Pulau Setokok. Di sana Nurdin panen perdana budidaya ikan laut hasil kerja sama PT Patwa Dimensi Sinergi Nusantara dengan Pemprov Kepri. Kemudian di wilayah sama, ia juga menghadiri Pencanangan Kampung Kerapu di Kelurahan Setotok Kecamatan Galang Batam.

Nurdin menegaskan, ada banyak sektor yang harus ditumbuhkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejalan dengan itu, ada juga sektor yang harus digerakkam agar perjalanan bangsa ini semakin baik, memperkuat kesatuan dan memiliki pondasi agama yang kuat.

Nurdin mengatakan banyak cara yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan perekonomian apalagi Kepri. Sebagai daerah Kepulauan sektor kelautan harus mampu dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kunci besar kita ada di kelautan, harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujar Nurdin.

Pemerintah kata Nurdin tidak bisa bekerja sendiri dalam mendongkrak semua potensi yang ada di Kepri. Nurdin menyanjung kepada para pelaku usaha yang ikut memberikan sumbangsihnya. “Kerja sama dan kolaborasi terus kita lakukan, kami akan terus kawal pergerakan dan skala keberhasilan. Jika misalnya ada masalah di perizinan kami siap bantu,” lanjut Nurdin.

Selain mengembangkan potensi kelautan ditambahkan Nurdin saat ini pemerintah daerah juga terus berupaya untuk menunjang sektor lain yang tak kalah penting, pemerataan infrastruktur sebagai komponen penting daerah kepulauan, serta membangun dan meningkatkan sumber daya manusia daerah.

“Pembangunan pelabuhan dan jalan kita akan terus upayakan dapat berjalan, selain itu SDM juga kita perhatikan, pembangunan lain juga kita lakukan dan merata di Kepri,” tambah Nurdin.

Menjaga itu semua, Nurdin juga mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang ikut turut serta menjaga daerah Kepri tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Soal keamanan, Nurdin mengatakan akan menjamin kelancaran dan kemudahan dalam pengurusan izin agar banyak negara termasuk AS menambah investasi di Kepri.

“Perjalanan Dubes AS Joseph aman dan lancar di Kepri. Termasuk perayaan hari Kemerdekaan AS ini berlangsung khidmat dan aman penuh keakraban. Ini menandakan Kepri sangat kondusif untuk berinvestasi,” ujarnya.

Soal infrastruktur dan posisi strategis Kepri, ditegaskan Nurdin tidak perlu diragukan lagi oleh AS. Selain berada di jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia, jalan-jalan di Batam sudah sangat lebar untuk kelancaran transportasi. Begitu juga dengan pelabuhan-pelabuhan laut dan udara.

Untuk investasi selanjutnya, Nurdin menawarkan kerja sama dalam bidang teknologi dan peningkatan kualitas SDM, Budidaya perikanan serta pariwisata. Kerja sama tersebut tidak hanya untuk Batam, tetapi juga Karimun, Lingga, Bintang, Anambas dan Natuna.

Dalam sosialisai Empat Pilar Kebangsaan, Nurdin mengatakan, salah satu barometer untuk meningkatkan perekonomian daerah adalah keamanan. Karena itu dia mengajak semua komponen masyarakat menjaga kedamaian dan kenyamanan Kepri.

“Bentengi diri dan generasi penerus dengan paham radikalisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Tetap kita jalin rasa saling menghormati, menghargai dan cinta damai agar kehidupan bermasyarakat dalam keberagaman tetap terwujud,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, banyak tantangan yang harus segera dimanfaatkan untuk menjadi peluang. Para mahasiswa yang telah menamatkan jenjang pendidikannya bisa segera mengaplikasikannya dalam kehidupan di masyarakat.

“Ilmu dan pengetahuan yang telah didapat bisa segera ditransfer atau berbagi dengan lainnya serta membawa manfaat untuk kehidupan,” kata Nurdin saat Upacara Penyerahan Ijazah.

Salah satu indikator yang menjadi rujukan dalam menimba ilmu pengetahuan, kata Nurdin adalah disiplin. Dengan disiplin pekerjaan yang dilaksanakan bisa tepat waktu. Seperti disiplin dalam melaksanakan ibadah. “Jangan pernah berhenti dalam menuntut ilmu karena akan membawa segudang pengetahuan bagi kita,” kata Nurdin.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com