SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sehat Hingga 66 Tahun Karena Tai Chi

  • Reporter:
  • Jumat, 28 April 2017 | 08:30
  • Dibaca : 880 kali
Sehat Hingga 66 Tahun Karena Tai Chi
Para praktisi Tai Chi Batam menunjukan senam Tai Chi guna memperingati hari Tai Chi sedunia. Foto Agung Dedi Lazuardi.

Hidup sehat memang tidak mudah. Dibutuhkan semangat dan komitmen agar kebugaran tubuh selalu terjaga. Tai Chi dan Qi Gong belakangan banyak menjadi pilihan olahraga alternatif.

Seperti yang dilakukan Hertinus Chung. Ia menekuni olahraga Tai Chi dan Qi Gong sejak 30 tahun lalu. Dengan Tai Chi ini, Hertinus tetap terlihat bugar dan sehat meski usianya sudah 66 tahun.

“Olahraga ini bagus untuk kesehatan, dan bisa dilakukan siapa saja dari yang muda sampai tua,” kata Hertinus, Kamis (27/4).

Hertinus menceritakan, Tai Chi dan Qi Gong merupakan olahraga sejenis senam pernapasan dari China yang banyak terbukti manfaatnya, terutama bagi orang tua dan lanjut usia. Bahkan dalam setiap gerakannya dapat meredakan nyeri pada pasien kronis.

Senam pernapasan ini berguna dan membantu meringankan penyakit kronis pada lansia, di antaranya jantung, sakit pinggang atau punggung, kanker, hingga sakit radang sendi.

Kini olahraga ini sudah tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Ia berharap bisa terus berkembang mengingat banyak manfaatnya.

“Jadi saya sampaikan tidak ada ruginya ikut olahraga ini. Kesehatan itu sangat mahal,” ujarnya.

Tai Chi dan Qi Gong berawal dari ilmu beladiri. Seiring zaman, berubah menjadi olahraga kesehatan. Hertinus meyakini olahraga ini menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan.

Selama beberapa dekade, Tai Chi juga banyak dijadikan sarana mempromosikan kesehatan para pegiat dan warga umum.

“Dulu waktu umur 35 tahun, saya dorong mobil baru jalan beberapa meter sudah capek. Dari situ awal mula saya mencari tahu dan belajar Tai Chi dan Qi Gong,” ujarnya.

Gerakannya yang lembut membuat otot dan sendi tidak terbebani tekanan berlebihan, sehingga baik untuk kesehatan otot dan sendi. Kelebihan ini membuat Tai Chi dan Qi Gong cocok dilakukan orang tua yang tidak mampu berolahraga.

Kelebihan lain olahraga ini adalah simpel dan fleksibel, serta bisa dilakukan di mana saja. Faktor pendukung lain yang menjadikan Tai Chi dan Qi Gong begitu populer adalah karena tidak memerlukan peralatan khusus saat mempraktikkannya.

“Bisa di mana saja, baik dalam atau luar ruangan secara individu maupun berkelompok,” ujarnya.

Di Batam sendiri juga berkembang cukup pesat. Jumlah anggotanya lebih dari 200 orang, dalam naungan Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI). Hertinus sendiri saat ini juga menjadi pembina organisasi tersebut.

Selain tidak mengenal usia, Tai Chi dan Qi Gong juga tak hanya dilakukan etnis Tionghoa saja. Semua orang, dari suku manapun dan agama apapun bisa. Kendati olahraga tersebut berasal dari Tiongkok.

“Karena itu, selain baik untuk kesehatan juga untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan,” katanya.

Tai Chi dan Qi Gong diperingati setiap 29 April. Untuk tahun ini di Batam diperingati 26 April 2017 di Mega Mall, Batam Centre. Ia menyampaikan harapannya agar ke depan Tai Chi dan Qi Gong bisa terus dikenal dan bermanfaat bagi warga banyak.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com