SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sekap Penjaga Ruko, Rampok Gasak Uang Ratusan Juta

Sekap Penjaga Ruko, Rampok Gasak Uang Ratusan Juta
TKP Perampokan di Ruko Anggrek Sari Nomor 16 Batam Centre. Foto Arrazy Aditya.

BATAM – Kawanan rampok bersenjata tajam membobol Ruko Anggrek Sari Nomor 16 Batam Centre, Senin (22/5) dini hari. Mereka menyekap penjaga ruko dan menguras brankas berisi uang tunai Rp178 juta.

Penjaga ruko, Basri (30) menceritakan, peristiwa pembobolan terjadi sekira pukul 04.45. Saat itu dia mendengar suara gaduh dan bunyi rolling door ruko dicongkel. Ketika didatangi, dia justru diancam pelaku bersebo dengan senjata tajam. Basri lalu diikat tangan dan kakinya dengan kabel charge handphone tanpa perlawanan.

Pelaku kemudian naik ke lantai tiga ruko setelah berhasil melumpuhkan Basri. Di ruangan tersebut pelaku menguras brankas serta membawa kabur uang dan dokumen berharga.

“Habis merusak brankas, pelaku pergi dan meninggalkan saya dengan kondisi tangan dan kaki terikat,” ungkapnya.

Menurut Basri, pelaku berjumlah tiga orang dan kabur menggunakan mobil. Dia tidak tahu barang apa saja yang diambil kawanan pelaku dari dalam brankas. Pasalnya, saat pelaku naik ke lantai tiga, dia dalam kondisi terikat di lantai satu.

Setelah pelaku kabur, Basri berusaha keluar ruko menuju pos sekuriti. Di pos sekuriti ada Zamhari yang sedang berjaga. Zamhari lalu membuka ikatan kabel di tangan Basri.

“Apa saja yang hilang saya tidak tahu. Setelah di pos, sekuriti lalu melaporkan kejadian ini kepada polisi,” ujarnya.

Warga Anggrek Sari, Wira mengaku melihat Basri sudah termenung di depan ruko saat baru bangun tidur sekira pukul 05.30. Basri lalu memberitahu Wira bahwa dirinya baru saja menjadi korban penyekapan tiga perampok bersenjata tajam.

“Awalnya saya kira dia (Basri) bercanda. Setelah saya dekati, terlihat tangan dan kakinya memerah, bekas ikatan pelaku,” ujarnya.

Pantauan KORAN SINDO BATAM di lokasi kejadian, ruko tiga lantai berwarna hijau dan kuning itu tampak lengang tanpa aktivitas. Rolling door ruko bekas kantor perusahaan perdagangan umum tersebut sedikit renggang dengan gembok dan rantai baru.

Perwakilan perusahaan, Harisman mengungkapkan, perusahaan mengalami kerugian ratusan juta akibat peristiwa itu. “Di dalam brankas ada empat BPKB dan uang tunai Rp178 juta,” katanya saat melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batam Kota.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Arwin mengaku sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan jajarannya masih mengembangkan laporan korban. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Barelang untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Informasi awalnya hanya dokumen saja yang hilang dalam brankas. Saat pihak korban membuat laporan, ternyata ada uang ratusan juta yang dilaporkan hilang,” ujarnya.

Kanit Jatanras Polresta Barelang, Iptu Afuza Edmond mengatakan, pihaknya siap membantu Polsek Batam Kota untuk mengejar kawanan rampok. “Kami back-up Polsek Batam Kota untuk menangkap pelaku,” tegasnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com