SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Selundupkan 42.382 Ekstasi, Amin Terancam Hukuman Mati

  • Reporter:
  • Rabu, 6 Desember 2017 | 14:56
  • Dibaca : 82 kali
Selundupkan 42.382 Ekstasi, Amin Terancam Hukuman Mati
ilustrasi

BATAM KOTA – Amin, terdakwa kasus narkoba menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (5/12/2017). Ia diseret ke meja hijau setelah menjadi kurir yang membawa 42.382 butir ekstasi dari Malaysia.

Dalam persidangan perdana, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samuel Pangaribuan membacakan dakwaan. Amin didakwa dengan pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Bahkan ia terancam dengan hukuman mati.Perkara ini bermula ketika Amin usai makan di salah satu warung yang berada di pinggir jalan di sekitar Jodoh, Sabtu (16/9/2017) lalu. Saat itu, seorang pria yang diketahui bernama Arwan menghampirinya dan menawarkan pekerjaan untuk menjemput ekstasi di laut perbatasan Indonesia-Malaysia dengan upah sebesar Rp5 juta. Saat itu, Amin tidak langsung menerima tawaran tersebut.

Namun, karena terus dibujuk oleh Arwan, Amin menerima tawaran pekerjaan itu. Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa, keesokan harinya, terdakwa dihubungi oleh Arwan dan menanyakan kembali. Dan terdakwa langsung berangkat dari rumahnya di Batubesar menuju ke Pelabuhan Rakyat di belakang Rumah Makan Bundo Kandung, Jodoh sesuai yang diperjanjikan sebelumnya dengan menggunakan sepeda motor.

Setibanya di tempat yang diperjanjikan, Arwan telah menunggu dan langsung menyerahkan sebuah tas warna hitam yang akan digunakan untuk menyimpan ekstasi. Selanjutnya, terdakwa berangkat menggunakan boat pancung yang sudah disiapkan bersama dengan tekong boat pancung. Setelah hampit tiba di perbatasan, tekong boat menghubungi seseorang.

“Tak lama, dua orang laki-laki menghampiri menggunakan boat fiber dan langsung menyerahkan dua bungkusan yang berisi ekstasi kepada Amin. Selanjutnya, boat pancung tersebut membawa terdakwa kembali ke Batam. Dalam perjalanan, terdakwa memindahkan bungkusan tersebut ke dalam tas hitam yang diberikan oleh Arwan,” kata Samuel.

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com