SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sembilan Desa di Lingga Belum Cairkan Dana Desa

Sembilan Desa di Lingga Belum Cairkan Dana Desa

LINGGA – Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sutarman mengatakan, Pemkab Lingga telah menyurati kecamatan yang ada di lingkungannya agar segera memfasilitasi percepatan proses pengajuan pencairan dana desa tahap pertama.

“Pak Sekda sudah menyurati beberapa kecamatan yang desa belum menyelesaikan APBDes, agar segera memfasilitasi desa di wilayahnya untuk sesegera mungkin menyelesaikan APBDes karena ini sudah hampir masuk pencairan tahap dua,” ujarnya, Rabu.(23/5/2018).

Hal ini dilalukan karena masih ada sembilan desa di Kabupaten Lingga yang belum menyelesaikan penyusunan APBDes sehingga menghambat pencairan dana desa tahap I.

Percepatan penyaluran dana desa tahun 2018 ini penting dilakukan berdasarkan hasil rapat regional pada April lalu, untuk mendukung program pemerintah pusat tentang padat karya tunai dan stunting di desa.

Dalam surat itu ditegaskan bahwa pencairan dana desa tahap I dilaksanakan paling lambat 2 Mei, namun karena lemahnya kesiapan desa dalam penyusunan APBDes sehingga masih ada sembilan desa yang belum melakukan pencairan.

Meskipun begitu, dari sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga, Kecamatan Senayang yang memiliki jumlah desa terbanyak, dan satu-satunya wilayah yang berhasil melakukan pencairan dana desa sesuai target pada 2 Mei lalu. Sementara sembilan desa lainnya, hingga kini belum menyelesaikan pencairan dana desa.

Adapun desa yang belum menyelesaikan pencairan dana desa antara lain, Desa Berindat Kecamatan Singkep Pesisir, Desa Suak Buaya Kecamatan Kepulauan Posek, kemudian di wilayah Kecamatan Singkep Barat ada Desa Marok Tua, Desa Tanjung Irat, Desa Sungai Raya dan Desa Sungai buluh. Kecamatan Singkep Selatan ada Desa Resang dan Desa Berhala, terakhir di Kecamatan Lingga utara ada Desa Limbung.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, kami minta bulan ini semuanya sudah selesai,” ujarnya.

Pencairan Dana Desa (DD) pada tahun anggaran 2018 ini dilakukan dalam tiga kali pencairan, regulasi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 225/PMK.07/2017 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Jika mengacu pada acuran menteri, sambungnya, dana desa sudah dapat dicairkan pada Februari lalu. Namun karena lemahnya sumber daya dan beberapa kendala teknis sehingga dana desa baru dapat dilakukan pencairan pada April.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com