SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Setelah Anggota DPRD Batam Dilantik, Masih Banyak yang Bingung Mau Kerja Apa

  • Reporter:
  • Kamis, 5 September 2019 | 10:46
  • Dibaca : 119 kali
Setelah Anggota DPRD Batam Dilantik, Masih Banyak yang Bingung Mau Kerja Apa
Kantor DPRD Kota Batam F DOK SINDO BATAM

SEBANYAK 50 Anggota DPRD Kota Batam telah dilantik akhir Agustus lalu. Memasuki hari kelima, sebagian dari wakil rakyat itu masih terlihat bingung dan tak tahu apa yang dikerjakan. Padahal mereka sudah menerima gaji puluhan juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.

IWAN SAHPUTRA, Batam

Suasana lobi Gedung DPRD Kota Batam, Selasa (3/9) pukul 10.30 tampak sepi. Hanya ada beberapa staf yang duduk berbaris di meja penerima tamu. Mobil yang terparkir di belakang gedung tak ramai seperti biasanya. Hanya terlihat beberapa mobil milik Anggota DPRD dan tamu.

Beberapa anggota DPRD yang terlihat seperti Bobi Alexander Siregar dari Fraksi Hanura, Muhammad Yunus dari Fraksi Demokrat, Tohap Erikson Pasaribu dan Dandis Rajagukguk serta Udin P Sihaloho dari Fraksi PDIP, Ahmad Surya dari Fraksi Gerindra dan Aman dari Fraksi PKB.

Ahmad Surya, Aman, Dandis Rajagukguk dan Tohap Erikson Pasaribu berkumpul di meja kerja Bobi Alexander Siregar di komisi IV. Mereka berbincang terkait pencalonan Bobi sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam.

“Aku pun tak tahu mau ke mana ini bang. Ruangan saja tak tahu di mana, bingung aku,” kata Ahmad Surya saat ditanya apa agenda dan duduk di komisi berapa.

Dandis Rajagukguk menambahkan, saat ini masing-masing fraksi bersama pimpinan DPRD sementara sedang menyusun tata tertib dan alat kelengkapan DPRD Batam. Namun politikus PDIP ini mengaku kecewa karena ketidakjelasan hasil rapat yang sudah berjalan.

“Kemarin ada pertemuan. Tapi kan tidak semuanya hadir dalam pertemuan itu. Ini barang bisa masuk angin karena sudah terlalu lama,” kata Dandis.

Seperti diketahui, setiap anggota DPRD Batam akan menerima penghasilan sekitar Rp35-40 juta per orang. Penghasilan tersebut terdiri dari gaji pokok Rp4,2 juta, uang representasi Rp1,5 juta.

Kemudian tunjangan yang terdiri dari tunjangan keluarga Rp1,75 juta, anak Rp3,8 juta, beras Rp210 ribu, jabatan Rp1,7 juta, transportasi Rp11,4 juta, perumahan Rp12,6 juta, komunikasi intensif Rp12,4 juta dan reses Rp4 juta serta lainnya.

Saat ini, masing-masing fraksi di DPRD sedang menyusun alat kelengkapan DPRD. Informasi yang diperoleh, Ketua DPRD dipimpin Nuryanto dari Fraksi PDIP. Sedangkan Wakil Ketua I dari NasDem yaitu Muhammad Kamaludin, Wakil Ketua II Ruslan Ali Wasyim dari Golkar dan Wakil Ketua III Iman Sutiawan dari Gerindra.

Sementara Ketua Komisi I Budi Mardiyanto dari Fraksi PDIP, Ketua Komisi II Edward Brando dari PAN, Ketua Komisi III Mulia Rindo Purba dari Gerindra dan Ketua Komisi IV Ides Madri dari Golkar.

Kemudian Ketua Badan Kehormatan (BK) Bobi Alexander Siregar dari Hanura dan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) atau legislasi, Jeffry Simanjuntak dari Fraksi PKB.

Ketua DPRD Batam Sementara Putra Yustisi Respaty mengatakan, pihaknya sudah menetapkan Rapat Paripurna pada 5 September mendatang dengan agenda penetapan komisi dan alat kelengkapan DPRD.

“Di sana nanti akan kita lihat apakah nanti sekaligus. Kalau alat kelengkapan dewan lain, nanti akan dilihat,” ujar Putra.

Ia mengatakan, telah memimpin rapat koordinasi bersama seluruh fraksi, kemarin. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah anggota DPRD Batam menghadiri rapat yang dipimpin oleh putra mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo ini.

Di antaranya Muhammad Kamaludin dari politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Budi Mardiyanto dari PDIP, Aman dari PKB, Hendra Asman dari Golkar dan Rohaizat dari PKS serta anggota DPRD lainnya.

Ia juga mengatakan untuk kelengkapan DPRD Batam, pihaknya menargetkan pembahasan hingga 30 September. Akan tetapi sepertinya akan lebih cepat dari jadwal.

“Sepertinya akan lebih cepat dari jadwal. Nanti akan kami sahkan pada paripurna di tanggal 5 September mendatang untuk perubahan jadwalnya,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Batam dari PDI Perjuangan, Udin P Sihaloho mengatakan bahwa rapat pembahasan tersebut dihadiri kurang lebih 40 anggota dewan.

“Iya benar tadi barusan ada rapat, di mana mas Putra menjadi pimpinan rapat. Selain silaturahmi antara anggota dewan yang terpilih, tadi kami juga bahas mengenai alat kelengkapan rapat,” katanya.

Selain itu, tambahnya, dalam rapat tadi juga membahas agenda tugas pimpinan sementara dan pembentukan Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah dan sebagainya. Kemudian membahas rancangan tata tertib (tatib) yang akan menjadi acuan para anggota dalam bertugas ke depannya.

“Jalannya rapat hari itu termasuk singkat. Bisa dikatakan kegiatan tatap muka dan ramah tamah sesama anggota dewan, pasca dilantik Kamis lalu,” katanya.

***

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com