SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sidang Bos Millenium Grup Ricuh

  • Reporter:
  • Selasa, 8 Oktober 2019 | 14:37
  • Dibaca : 186 kali
Sidang Bos Millenium Grup Ricuh
Komisaris PT Taindo Citratama Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng, terdakwa kasus penipuan ribut dengan sejumlah pengusaha usai menjalani sidang di PN Batam, Senin (7/10). F IST

BATAMKOTA – Sidang kasus penipuan sebesar Rp25,7 miliar oleh bos Millenium Grup, Lim Chong Peng alias Tahir Ferdian berujung ricuh di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (7/10). Puluhan pengusaha yang sudah menunggu dari pagi langsung mengejar terdakwa usai persidangan.

Pantauan KORAN SINDO BATAM, puluhan pengusaha sudah berada di PN Batam. Mereka langsung mengejar terdakwa setelah sidang dengan agenda eksepsi selesai. Tahir melakukan perlawanan hingga masuk ke mobil Alphard yang sudah menunggu.

Dalam persidangan, Penasehat Hukum (PH) terdakwa meminta kepada majelis hakim yang dipimpin Dwi hakim Nuranamu didampingi hakim anggota Taufik Abdullah Nainggolan dan Yona Lamerossa Ketaren agar terdakwa dibebaskan dari dakwaan pidana karena perkara tersebut merupakan perkara perdata.

Terhadap eksepsi tersebut, Jaksa Penuntut (JPU), Samsul Sitinjak dan Rosmarlina Sembiring kepada mengatakan akan menanggapinya secara tertulis dalam sidang berikutnya. Setelah mendengar pernyataan dari JPU, majelis hakim kemudian menunda sidang satu ke depan dengan agenda mendengar tanggapan JPU atas eksepsi PH terdakwa.

Dalam perkara ini, sebagaimana diuraikan dalam dakwaan JPU, terdakwa Tahir Ferdian disidangkan karena diduga melakukan penipuan senilai Rp25,7 miliar terhadap Direktur PT Taindo Citratama, Ludijanto Taslim. Terdakwa disidangkan karena sebelumnya di tahun 2016 karena menjual aset-aset milik perusahaan produksi plastik yang beralamat di Kawasan Industri Sekupang ini.

Pengacara Direktur PT Taindo Citratama, Solahuddin Dalimunte mengatakan, bahwa Tahir Ferdian menjual PT Taindo Citratama kepada Wiliam seorang pengusaha di Singapura tanpa melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama jajaran pemilik saham.

Dari kejadian itu akhirnya Tahir Ferdian dilaporkan Direktur PT Taindo, Ludijanto Taslim ke Polda Kepri. Setelah diproses selama satu tahun hingga akhirnya dinyatakan P21 oleh Kejati Kepri. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terdakwa didakwa JPU dengan ancam pidana pasal 374 KUHP. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com