SINDOBatam

Opini+

Jungkir Balik+

Singapura Akan Tinjau Fasilitas Kampus BTP

  • Reporter:
  • Rabu, 29 Maret 2017 | 12:57
  • Dibaca : 307 kali
Singapura Akan Tinjau Fasilitas Kampus BTP
Menaker Hanif Dhakiri tengah mencoba membuat pizza saat berkunjung ke dapur BTP. Foto Asrul Rahmawati.

SEKUPANG – Akademi Kulinari Mamanda Singapura dalam waktu dekat akan mengunjungi Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) guna meninjau fasilitas kampus sekaligus membicarakan kerja sama pertukaran mahasiswa. “Rencananya Kamis (besok) tujuh orang tamu dari Singapura datang berkunjung,” kata Direktur Batam Tourism Polytechnic (BTP), M Nur A Nasution, Selasa (28/3).

Dia mengatakan, kunjungan itu juga sekaligus membicarakan kerja sama antara dua kampus di bidang kuliner, perhotelan dan kebudayaan yang akan dijalin untuk meningkatkan daya saing. “Kami akan membicarakan kerja sama. Untuk teknis kerja samanya nanti setelah pertemuan,” ujarnya.

Kerja sama yang dijalin dengan Akademi Kulinari Mamanda sebagai upaya mempromosikan Kampus BTP di mata dunia, khususnya dalam bidang perhotelan dan kuliner. “1.000 mahasiswa dari negeri Singa itu akan dikirim belajar di kampus kami,” katanya.

Khusus bidang kuliner, 1.000 mahasiswa itu akan dibagi beberapa gelombang dan mendapatkan pelatihan khusus masakan Melayu dan masakan khas nusantara yang diajarkan langsung oleh juru masak handal Kampus BTP. “Akademi Kulinari Mamanda menginginkan agar kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas SDM milik mereka,” kata Nur.

Dipilihnya Kampus BTP oleh Akademi Kulinari Mamanda bukan tanpa sebab. Berbagai perjanjian kerja sama antara Kampus BTP dengan banyak negara seperti Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Maladewa, Malaysia, Amerika Serikat dan beberapa negara lain menjadikan kampus ini begitu dilirik. “BTP dianggap kampus terbaik saat ini dengan sarana dan fasilitas, serta tenaga pengajar yang bertaraf internasional,” katanya.

Menurut dia, geliat industri kuliner, perhotelan dan pariwisata cukup mendapat perhatian dari sejumlah negara yang bekerjasama dengan Kampus BTP. Negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia pun melihat potensi besar di bidang-bidang tersebut. “Dengan MoU ini, kami harap bisa merubah paradigma masyarakat Indonesia, bahwa negara lain saat ini sedang berlomba-lomba menimba ilmu di Indonesia,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com