SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Siswi Ini Dianiaya Lalu Ditinggal di Jembatan 3 Barelang

  • Reporter:
  • Senin, 8 Januari 2018 | 14:14
  • Dibaca : 168 kali
Siswi Ini Dianiaya Lalu Ditinggal di Jembatan 3 Barelang
Pr, siswi SMAN 14 Tanjungsengkuang, Batuampar saat memberikan keterangan kepada polisi. /TOMMY PURNIAWAN

BATUAMPAR– Aksi penculikan anak kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah Pr, siswi SMAN 14 Tanjungsengkuang, Batuampar. Selain menjadi korban penculikan, dia juga menjadi korban penganiayaan senjata tajam.

Menurut pengakuan korban saat membuat laporan ke Polsek Batuampar, Jumat (5/1/2018) lalu, pagi itu sekitar pukul 06.00 ia hendak mengantarkan adik dan tetangganya menggunakan motor matic. Saat itu, ia terlebih dulu mengantar adik dan tetangganya ke sekolah di daerah Bengkong Dalam. “Setelah mengantarkan adik dan anak tetangga, saya mau menuju sekolahan,” katanya.

Dalam perjalanan menuju SMAN 14 Tanjung Sengkuang, ia mengaku lewat jalan Perumahan Bukit Union. Sampai di penurunan jalan ia merasa punggungnya dilempar oleh seseorang menggunakan batu. “Lalu saya rem motornya, dan mendadak mati mesinnya,” ujarnya.

Saat akan menghidupkan kembali motornya, tiba-tiba salah seorang menarik helmnya. Sehingga tali helm tersebut menyangkut di leher dan ia merasa sesak. Dalam kondisi sesak, salah seorang pelaku mengambil motornya. Kemudian dua pelaku lainnya mengangkat korban ke dalam mobil Toyota Kijang warna Hitam. “Saat di dalam mobil saya berusaha teriak, tetapi tak bisa karena badan saya terasa lemas setelah leher tercekik tali helm,” katanya.

Saat badannya terasa membaik, ia meminta untuk turun dari mobil. Pelaku mengancamnya akan melukai dengan pisau cutter jika terus berteriak dan berusaha turun dari mobil. Di bawah ancaman pelaku di dalam mobil, ia juga berusaha mengabarkan kejadian tersebut kepada keluarganya. Tetapi, saat berusaha membuka ponselnya ia mendapatkan perlakuan kasar oleh pelaku. “Saat ketahuan saya main hape, paha saya disayat dengan pisau cutter oleh pelaku,” ujarnya.

Dalam perjalanan tersebut, korban melihat di dalam mobil ada tiga orang pelaku. Sementara satu pelaku lagi mengikuti dari belakang menggunakan motor korban. Saat berada dekat perbukitan mobil pelaku berhenti .Mereka merampas tas milik korban dan mengambil uang dari dalam tas sebesar Rp100 ribu.”Dia ambil uang untuk membeli sarapan dan rokok,” katanya.

Saat kondisi pelaku lengah, korban mencoba mengabarkan keluarganya menggunakan ponsel, tetapi selalu ketahuan oleh pelaku. Selain mendapat luka sayat, pelaku juga memukulnya menggunakan tali nilon. Setelah pelaku makan di dekat perbukitan, pelaku melanjutkan perjalanan ke arah Barelang.

“Sampai jembatan tiga saya diturunkan. Semua barang, seperti motor, helm dan tas dikembalikan oleh pelaku,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com