SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

SMKN I Bintan Utara Sekolah Pertama Miliki LSP Pratama

  • Reporter:
  • Jumat, 16 Juni 2017 | 13:29
  • Dibaca : 717 kali
SMKN I Bintan Utara Sekolah Pertama Miliki LSP Pratama
Kabid Disdik SMK Kepri Muhd Dali (6 kiri), Asosiasi Profesi Bambang (5 kiri), Kepsek SMKN I Bintan Utara Wiharjo (3 kiri) deklarasi pembentukan tim independen Revitalisasi SMKN I Bintan Utara, Kamis (15/6).m rofik

BINTAN UTARA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri yang diwakili Kepala Bidang Pedidikan SMK Muhd Dali dengan Asosiasi Profesi diwakili Bambang Tricahyono, dan Kepala SMKN I Bintan Utara oleh Kepala Sekolah, Wiharjo, mendeklarasikan pembentukan tim independen revitalisasi SMKN I Bintan Utara di SMKN I Bintan Utara, Jalan Pasar Baru Tanjunguban, Bintan Utara, Kamis (15/6).

Muhd Dali mengatakan, Disdik mendukung SMKN I Bintan Utara jadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) tingkat pertama sesuai jurusan yang dibuka.

“Dukungan kami berupa anggaran pada APBD 2018, untuk membiayai sertifikasi 25 guru menjadi assesor/penguji internal,” ujar Muhd Dali.

SMKN I Bintan Utara, kata dia, memiliki peralatan dan SDM yang memenuhi persyaratan untuk menjadi tempat uji kompetensi, sesuai enam jurusan teknologi yang dibuka pihak sekolah.

“Di sinilah kami mencetak generasi muda yang berkualitas,” katanya.

Kepala SMKN I Bintan Utara Wiharjo bertekad segera mencetak 25 assesor yang merupakan guru di sekolah tersebut. Agar mereka memiliki kompetensi mencetak para profesional.

“Agar siswa begitu lulus sudah mengantongi sertifikat kompetensi sesuai jurusannya yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujarnya.

Di mana BNSP, kata dia, satu-satunya lembaga yang diakui kesahihannya dalam mengeluarkan sertifikasi.

Perwakilan Asosiasi Profesi Bambang Tricahyono yang juga pimpinan Asosiasi Profesi Marketing Indonesia mengatakan, SMKN I Bintan Utara akan menjadi SMK pertama di Bintan yang memiliki kewenangan sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi. “Untuk di Kepri ketiganya, setelah SMKN I Batam dan SMK Kartini Batam,” ungkapnya.

Sertifikasi profesi untuk lulusan SMK ini, katanya, merupakan suatu kebutuhan dan harus terpenuhi dalam rangka peningkatan daya saint sumberdaya manusia Indonesia di pasar global. “Tim independen revitaslisasi SMK ini dibentuk oleh para profesional didukung pemerintah, SMK, asosiasi industri dan profesi,” sebutnya.

Dia berharap pembentukan tim independen ini juga mendapat dukungan dari dunia usaha, industri, dan para pemangku kepentingan lainnnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com