SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

SMP Cendana Kembangkan Pendidikan Karakter Anak

  • Reporter:
  • Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:39
  • Dibaca : 105 kali
SMP Cendana Kembangkan Pendidikan Karakter Anak
Anggota DPD RI Hardi Selamat Hood melihat proses belajar mengajar di SMP Cendana Batam, Batam Centre, kemarin. f reni hikmalia

BATAM KOTA – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Cendana Batam terpilih menjadi tempat penelitian proyek belajar karakter oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Guru Besar Bidang Sosiologi Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Dasim Budimansyah mengatakan, hal ini merupakan dari bagian program penguatan karakter yang ada di UPI. Model tersebut yang mengintegrasikan dengan mata pelajaran di kelas dan di luar kelas.

“Luar kelas bukan ekstrakulikuler, tapi kokurikuler. Maksudnya mata pelajaran yang dikembangkan yang dikolaborasi dengan mata pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan), IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), IPS (Ilmu Pendidikan Sosial), dan PAI (Pendidikan Agama Islam),” ujarnya, Jumat (19/10).

Menurut dia, empat mata pelajaran ini yang sangat dekat dengan usaha pendidikan karakter. Proyek ini bertujuan membangun jembatan anak-anak supaya berkarakter, sehingga masa depan lebih baik.

“Kami ingin mengembangkan model belajar yang sudah dikembang selama empat tahun ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, di Pulau Jawa sudah terlaksana model pelajaran karakter ini. UPI ingin meneliti di sekolah luar Pulau Jawa. “Di Kota Batam karena kami mempunyai mitra bersama Pak Hardi Selamat Hood dan Pak Khaerudin Said,” terangnya.

Proyek ini dituangkan dalam sebuah buku tentang proyek belajar karakter akan disempurnakan tahun ini dan akan dipatenkan. Nantinya akan diusulkan kepada pemerintah menjadi satu model pelajaran.

“Misalnya pelajaran IPS, anak-anak dibiasakan harus menyadari masalah, misalnya masalah ruli, sampah. Jadi dari kecil sudah dibiasakan sadar masalahnya,” katanya.

Hasil dari belajar ini diajarkan mengidentifikasi masalah. Anak dilatih menyadari masalah lalu memilih masalah untuk dikaji dan mengumpulkan data informasi. “Saat ini dikembangkan di SMP. Tahun depan setelah dipatenkan akan menyasar di SD dan SMA,” katanya.

Kepala Sekolah SMP Cendana, Ernawati mengaku antusias atas penelitian proyek belajar karakter ini. “Proyek ini terkhusus untuk SMP Cendana. Tentu saja saya bangga, kami berkesempatan menjadi tempat penelitian proyek belajar karakter,” katanya.

Menurutnya, model belajar karakter ini sudah terlaksana, seperti pada mata pelajaran agama. Namun pihaknya akan terus melatih para anak didik.

“Kami ada musala sendiri. Banyak kegiatan agama, ada tahfidz Alquran, pembiasaan salat Duha, Zuhur, Ashar baru anak bisa pulang. Ini berhubungan dengan pendidikan karakter juga,” ujarnya. reni hikmalia

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com