SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Solusi Jitu Dinding Indah

  • Reporter:
  • Kamis, 3 Mei 2018 | 15:23
  • Dibaca : 97 kali
Solusi Jitu Dinding Indah

TIDAK hanya mengganggu estetika dan berpotensi melemahkan konstruksi bangunan rumah, jamur juga bisa mengancam kesehatan keluarga Anda.

Dinding rumah kotor oleh bercak noda, kayu kusen lapuk, dan sesak napas tidak kunjung sembuh, taukah Anda kalau hal ini bisa diakibatkan jamur? Hampir semua rumah mengalami gangguan yang disebabkan jamur.

Kebanyakan mereka baru menyadari setelah serangan jamur mencapai tahap serius. Artinya, jamur sudah menampakkan gejala fisik yang dapat dilihat secara kasat mata. Jamur dapat tumbuh di aneka benda yang terbuat dari bebatuan, kayu, atau kain, yang acap digunakan di rumah. batu-batuan yang Anda gunakan di taman atau aksesori rumah lainnya, seperti kayu pada irisan (talenan) di dapur atau handuk di kamar mandi.

Serangan jamur pada benda-benda ini akan mengganggu estetika dan merusak fungsi benda. Jamur juga bisa tumbuh di dinding, lantai atau plafon rumah. Pada elemen ini, pertumbuhan jamur yang kronis akan dapat meruntuhkan kekuatan bangunan dan membuatnya rusak.

Yang banyak dilakukan orang saat memberantas jamur selama ini umumnya hanya merupakan tindakan sementara. Karena itu, banyak yang putus asa, serangan jamur datang lagi. “Membasmi jamur harus dilakukan dengan mencegahnya muncul kembali. Berantas sampai ke akarnya atau sumbernya,” ujar Siswanto, arsitek yang beberapa kali membantu kliennya mengatasi serangan jamur pada dindingnya.

Siswanto menambahkan, kebanyakan orang yang mengalami masalah jamur pada dinding rumahnya melakukan tindakan pengecatan ulang, mengecat dengan cat minyak, menutupinya dengan wallpaper atau tripleks. Tindakan tersebut hanya sementara karena jamur akan muncul lagi dan tetap tumbuh.

Ini terjadi lagi karena sumber tidak bisa dihilangkan atau dihambat. Dari beberapa kasus yang dialami Siswanto, beberapa hal bisa menjadi penyebab munculnya jamur, di antaranya kondisi tanah tempat bangunan didirikan, momen membangun yang salah, seperti saat musim hujan, proses membangun yang tidak tepat, kelembapan udara yang tinggi, atau dinding yang banyak terpapar air.

Mengapa hal-hal tersebut dikaitkan dengan tumbuhnya jamur? Hal ini dilihat dari sifat pertumbuhan dan perkembangan jamur. Pada daerah lembap dan kurang terpapar cahaya matahari, jamur dapat tumbuh subur.

Kelembapan pada ruang atau elemen bangunan terjadi karena sering terpaparnya objek olahan air, padahal pengeringannya minimal kandungan air yang terjebak cukup lama inilah yang menyebabkan kelembapan dan pertumbuhan jamur yang cepat.

Dia mengungkapkan, sebaiknya kondisi tanah yang basah (tanah bekas sawah), jangan langsung dibangun, tetapi dikeringkan dahulu. Sebab, air pada tanah sawah dapat menyerap ke rongga-rongga dan dalam dinding. Dinding yang dibangun saat musim hujan sangat sulit kering. Jika dilakukan penyamaan struktur semen, terdapat kandungan air yang tinggi dan terjebak.

Untuk menghasilkan bangunan dengan ruang-ruang yang tidak lembap, mesti meminimalisasi dinding bangunan terpapar air secara terus-menerus. Memberikan perhatian khusus pada karpet yang terletak pada lantai semen adalah cara lainnya. Sebab, karet bersifat menyerap kelembapan dan menjadikannya media pertumbuhan jamur yang ideal.

Tidak menggunakan karpet adalah pilihan yang bijak bagi rumah-rumah yang berada pada daerah dengan tingkat kelembapan tinggi. Memberantas jamur dengan mengatasi sumber masalahnya akan membuat jamur tidak tumbuh lagi.

aprilia s andyna

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com