SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Speedboat Pengangkut TKI Ilegal Karam, Hindari Pengejaran Patroli hingga Menabrak Karang

  • Reporter:
  • Rabu, 11 September 2019 | 09:39
  • Dibaca : 135 kali
Speedboat Pengangkut TKI Ilegal Karam, Hindari Pengejaran Patroli hingga Menabrak Karang
TKI Ilegal, WNA Bangladesh dan ABK kapal cepat diamankan setelah dikejar polisi di perairan Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Senin (9/9) malam. /NOVEL M SINAGA

BINTAN – Sebuah speedboat jenis kapal pancung karam setelah menghantam karang di perairan Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Senin (9/9) malam sekitar pukul 21.30.

Informasi yang dihimpun, speedboat ini mengangkut sedikitnya 7 orang penumpang yang di antaranya 4 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal beserta 1 orang warga negara asing (WNA) dan termasuk tekong kapal dan ABK. Adapun keempat orang calon TKI yaitu Lukman, Iqbal, Junaidi dan Muchtar. Kemudian seorang ABK bernama Sugeng juga diamankan dan satu warga negara Bangladesh. Sedangkan tekong kapal diketahui bernama Jupri.

Kasatpolair Polres Bintan, AKP Suardi menjelaskan, terungkapnya pengiriman TKI ilegal itu bermula dari pengejaran yang dilakukan oleh Tim Patroli terhadap sebuah kapal speedboat jenis kapal pancung dengan ukuran 20 GT yang berangkat dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam yang rencananya akan berankat ke Malaysia.

“Kapal kabur menghindar pengejaran Tim Patroli hingga terdampar ke perairan Bintan, tepatnya di Pantai Dinda di Kampung Bugis dan menabrak karang hingga kapal bocor dan air masuk yang membuat kapal tenggelam hingga penumpang kapal berhamburan ke laut,” ujar Suardi, Selasa (10/9).

Suhardi melanjutkan, dalam pengejaran itu, tim patroli gabungan berhasil mengevakuasi para penumpang dan langsung mengamankan dan membawa ke Pos Satpolair Polres Bintan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Tekong kapal lebih dahulu kabur, dan masih dilakukan pengejaran, yang kita amankan 3 orang TKI ilegal, bagitu juga dengan 1 orang warga negara Bangladesh yang mengaku masuk dari Jakarta dengan paspor pelancong hendak bekerja di Malaysia serta satu orang ABK Kapal,” terang Suhardi.

Terpisah, Ardiansyah, Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban membenarkan adanya WNA asal Bangladesh yang diamankan pada peristiwa tersebut. “Ya benar, kemungkinan sore ini (kamarin) WNA Bangladesh itu akan dilimpahkan ke kami,” jawabnya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com