SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Steamboat, Hidangan Imlek yang Istimewa

  • Reporter:
  • Senin, 12 Februari 2018 | 17:19
  • Dibaca : 266 kali
Steamboat, Hidangan Imlek yang Istimewa

Tak istimewa rasanya jika merayakan Tahun Baru Imlek tanpa menyantap steamboat. Hidangan berkuah kaldu yang segar ini disajikan untuk menu makan malam seluruh keluarga. Seperti di keluarga Maria Madiana.

Steamboat termasuk masakan berkuah yang terasa sedap bila dinikmati saat masih dalam kondisi panas. Karena itulah penyajiannya di meja makan menggunakan panci khusus yang diletakkan di atas kompor portable. Asapnya yang mengepul akan mengeluarkan aroma harum seafood yang khas.

“Setiap Imlek, mama selalu masak steamboat. Untuk dinner di malam Imlek. Semua anak dan menantu kumpul di sini. Kami makan malam bersama,” kata salah seorang putri Maria di rumahnya di Perumahan Simpang Raya Indah, Batam Centre, Minggu (11/2/2018).

Maria yang memiliki nama Tionghoa Hok Yu Yen menawarkan SINDO BATAM untuk mencicipi steamboat buatannya. Seperti steamboat pada umumnya, Maria menggunakan aneka bakso ikan dan cumi, sotong, udang, sosis, juga telur puyuh. “Bisa juga ditambahkan sawi putih untuk sayurannya,” kata Maria.

Namun ada yang berbeda dari steamboat bikinan Maria. Ia menambahkan bumbu tom yam ke dalam masakannya. “Biasanya kuah steamboat bening seperti sop. Tetapi, kalau mau warnanya merah bisa pakai bumbu tom yam yang banyak dijual di pasar,” katanya memberi tips. Modifikasi itu, menurut ibu lima anak ini, boleh-boleh saja. “Yang penting rasanya enak. Sesuai selera lah,” katanya.

Agar terasa lebih segar, Maria mencemplungkan tomat hijau yang dipotong besar-besar ke dalam steamboat. Rasa asam, selain dari tomat juga didapat dari sambal hijau pelengkapnya. Sambal ini dibuat dari cabai rawit dan jeruk nipis. Tak lengkap rasanya bila menikmati steamboat tanpa sambal hijau.

Mi Panjang Umur
Selain steamboat, masakan istimewa yang selalu hadir di tengah keluarga Maria adalah mi panjang umur. Masakan ini sesungguhnya mi goreng biasa. Namun saat Imlek memiliki makna khusus bagi yang menyantapnya. Menurut Maria, mi ini dihidangkan juga saat ada anggota keluarga yang berulang tahun atau bila mengadakan pesta lain. Harapannya sama, supaya panjang umur selalu dan murah rezeki.

Bahan mi panjang umur yang dibuat Maria sangat sederhana dan mudah didapat. Mi kuning basah, sawi hijau, tauge, dan wortel. Bumbunya juga hanya lada, bawang putih, saus tiram, dan kecap manis. “Ciri khas masakan China itu selalu pakai bawang putih. Tidak pernah pakai bawang merah. Bawang merah cuma untuk bawang goreng. Bawang bombai juga untuk masakan tertentu saja,” katanya. Ciri lainnya, masakan China selalu berkaldu dan menggunakan jahe untuk menghilangkan amis daging maupun ikan.

Steamboat dan mi goreng menjadi menu Imlek yang wajib ada di keluarga Maria. Penganan khas lainnya adalah manisan dan jeruk. Manisan biasanya banyak dijual di toko. Terdiri dari berbagai jenis manisan buah dan dikemas dalam kotak segi delapan. Lagi-lagi, setiap isinya mengandung makna yang dalam dan harapan-harapan akan hal yang baik terjadi di Tahun Baru nanti.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com