SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Surabaya Miliki Kebun Raya Mangrove Pertama di Dunia

  • Reporter:
  • Rabu, 2 Mei 2018 | 15:52
  • Dibaca : 162 kali
Surabaya Miliki Kebun Raya Mangrove Pertama di Dunia

SURABAYA –Keinginan Pemerintah Kota Surabaya untuk memiliki Kebun Raya Mangrove akhirnya terwujud.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menan datangani nota kesepahaman (MoU) pada acara puncak Jaga Bumi di Jalan Tunjungan Surabaya, kemarin. Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri menuturkan, Surabaya dinilai ba gus da lam membangun komunikasi bersama warga untuk pe duli terhadap kebersihan lingkungan sehingga timbul kenyamanan di setiap sudut kota yang bisa dirasakan oleh se mua warga. “Saya berharap kota lain bisa meniru Surabaya, utamanya da lam hal pembangunan lingkungan dan anak,” ujar Mega.

Mantan Presiden kelima RI itu optimistis warga Surabaya akan mendukung terobosan yang sudah dilakukan Risma. Hunian yang nyaman serta suasana kota yang me nye nang kan bisa dirasakan masyarakat secara luas. “Ayo semua elemen membantu Bu Risma me na nam di Kebun Raya Mangrove mulai kelompok kecil sampai dewasa,” ucapnya. Mega membebarkan alasan dirinya mendirikan YKRI. Semua itu bermula ketika dirinya prihatin akan kondisi kebun raya di Indonesia saat menjabat sebagai wakil presiden. “Saya kemudian mengambil keputusan untuk membuat yayasan ini,” sambungnya.

Setelah berjalan lama, katanya, usaha mendirikan kebun raya tidak sia-sia. Pasalnya, masyarakat merespon dengan menunjukkan cinta dan kasih sayang terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan. “Indonesia memiliki flora dan fauna terbesar dan diakui dunia mampu menyumbang oksigen,” tegas nya. Ia pun memilih Festival Jaga Bumi di Surabaya karena ketika dipilih menjadi pemimpin, Risma telah berjanji untuk membangun kota dan SDM warga Surabaya menjadi lebih baik. “Sekarang terasa, ada kenyaman seperti pohon dan sungai bersih untuk wisata dan warga lebih nyaman,” ungkapnya.

Aan haryono/ lukman hakim

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com