SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Surat Rekomendasi BBM Bersubsidi Nelayan Diperketat

  • Reporter:
  • Kamis, 21 November 2019 | 14:51
  • Dibaca : 97 kali
Surat Rekomendasi BBM Bersubsidi Nelayan Diperketat
Nelayan menangkap ikan di Perairan Batuampar, beberapa waktu lalu. f dok sindo batam

BATAMKOTA – Aturan pengurusan surat rekomendasi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan akan diperketat. Hal itu dilakukan sesuai dengan dengan aturan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sehingga nantinya diharapkan penyaluran BBM bersubsidi bisa lebih tepat sasaran. Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Husnaini mengatakan kebijakan itu bukan untuk membatasi jumlah penerima. Tapi ada beberapa ketentuan yang memang harus diubah, karena menyesuaikan dengan aturan dari kementerian.

“Saat ini, kami masih mencoba untuk melakukan sosialisasikan kepada nelayan,” kata Husnaini, Rabu (20/11).

Perubahan aturan di antaranya terkait pemberian rekomendasi dari kelompok menjadi perorangan. Hal ini bertujuan agar penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran.

Menurutnya saat ini terdapat lebih kurang 15.000 nelayan yang terdaftar di Dinas Perikanan. Sekitar 3.000 di antaranya menerima rekomendasi untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Rekomendasi ini berlaku tiga bulan dan terus diperpanjang.

“Dari jumlah tersebut, sampai saat ini baru 1.500 nelayan yang mengajukan ulang,” kata dia.

Husnaini mengatakan, ada tim teknis yang mendata penerima rekomendasi ini. Tim turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi nelayan. Termasuk alat tangkap, jenis kapal, hingga jarak tempuh. Penerima rekomendasi juga harus mengantongi surat dari lurah, camat, dan penyuluh perikanan.

Nelayan, sambungnya, meminta agar pengambilan minyak satu bulan sekali. Menurut Husnaini, permintaan ini sulit dikabulkan karena dikhawatirkan akan terjadi penguapan dan pertimbangan tempat penyimpanan BBM.

“Kami tetap mengacu pada Peraturan Menteri. Mereka tetap mengambil BBM seminggu sekali sesuai yang tertera di surat rekomendasi,” kata Husnaini.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com