SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Susi dan Isdianto Ajak Warga Jaga Laut

  • Reporter:
  • Jumat, 19 Juli 2019 | 11:51
  • Dibaca : 101 kali
Susi dan Isdianto Ajak Warga Jaga Laut
Menteri Susi Pudjiastuti bersama Plt Gubernur Kepri Isdianto melepas penyu di perairan Anambas, Kamis (18/7). Susi dan Isdianto mengajak masyarakat untuk bersama menjaga laut Kepri. /HUMAS PEMPROV KEPRI

ANAMBAS – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto mengajak masyarakat menjaga kebersihan laut Kepri. Bagi dia, laut bukan tong sampah. Untuk itu, ia meminta agar semua pihak tidak membuang sampah ke laut.

“Jangan buang sampah ke laut. Jaga pantai kita tetap bersih untuk kelangsungan biotanya dan pariwisata,” kata Isdianto sesaat sebelum meninggalkan Anambas menuju Semarang, Kamis (18/7).

Isdianto ke Semarang untuk menghadiri Penyerahan Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Hotel Gumaya.

Menurut Isdianto, Kepri yang luas lautnya sebesar 96 persen adalah sumber kehidupan. Kalau laut bersih, ikan dan biota lautnya akan semakin banyak. Ketika sampah banyak mengapung, sektor pariwisata juga ikut terganggu.

“Karena itu, mari kita jaga laut agar selalu bersih dari sampah,” kata Isdianto.

Tentang sampah juga ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat membuka Festival Padang Melang. Susi berpesan untuk menghilangkan pengunaan plastik sekali pakai. Seperti kantong kresek maupun botol minuman air mineral. “Laut kita pada tahun 2030 diramal lebih banyak plastik dari ikan. Karena itu hilangkan penggunaan plastik. Tentu kita tak ingin menangkap plastik di laut,” kata Susi.

Susi cukup prihatin dengan prestasi Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah China. Prestasi ini harus dihilangkan karena berdampak buruk bagi lingkungan.

“Mulai hari ini mohon, jangan jadi bangsa pembuang sampah (plastik) lagi,” kata Susi.

Menurut Susi, senagai bangsa yang berbudaya, agamis, berpendidikan, prilaku ini harus dihilangkan. Karena, kata Susi, katanya cinta dan sayang dengan laut yang begitu indah. Tentu harus dijaga. “Indahnya laut, hijaunya hutan dan udara yang segar ini adalah nikmat Tuhan yang enggak boleh kita rusak,” kata Susi.

Susi berharap ada program pemerinyah daerah dalam mengelola sampah ini lebih tajam. Karena hal ini juga akan menganggu pariwisata. Tentu semuabtak ingin mendengar cerita ketika wisatawan berlayar di laut atau memancing yang dapat plastik.

“Sungguh harus bangga dan bekerja lebih giat lagi untuk pemda untuk menjaga dan mengelola menjadi bermutu. Kalau tidak, kita dikalahkan pulau-pulau negeri tetangga yang sebenarnya jauh lebih indah daerah kita,” kata Susi.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com