SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Jungkir Balik+

Tak Terima Vonis, Napi Gantung Diri

Tak Terima Vonis, Napi Gantung Diri
ilustrasi.

PINANG BARAT – Muhammad Putra (32), narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang ditemukan tewas gantung diri di dalam sel blok Penyengat, Selasa (2/1/2018) dini hari. Putra diduga nekat melakukan aksi bunuh diri karena tidak terima putusan hukum yang diterimanya di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Kepala Rutan Tanjungpinang Rony Widiyatmoko mengatakan, korban diketahui pertama kali tidak bernyawa oleh komandan jaga saat melaksanakan patroli keliling. Putra ditemukan tergantung oleh petugas dengan handuk di pintu sel.

“Handuknya dikoyak dan dililit,” ujar Rony di Rutan Tanjungpinang.

Dia menjelaskan, Putra diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tidak terima dengan hukum yang akan dijalaninya. Putra diputus bersalah dan harus mendekam di penjara selama 5 tahun penjara atas perkara asusila.

“Almarhum (Putra) tidak menerima putusan pengadilan. Tidak puas dengan keputusan itu,” ujar dia.

Sebelum gantung diri, korban meninggalkan secari catatan yang berisi keluh kesah. Dalam kertas yang ditemukan petugas itu Putra menulis, :

“Mengapa saya diperlakukan tidak adil, dan saya ajukan kata-kata yang sebenarnya tapi tak dihiraukan, akan semua fitnah yang mencobai diriku. Tetapi yang bukan saya lakukan kenapa saya yang dihukum. Jadi saya minta hukum HAM saya bisa ditegakkan yang sebenarnya dan adil. Saya mohon sekali lagi tegakkan hukum sesungguhnya. Jangan yang bersalah disalahkan. Saya tidak bisa memakan fitnah ini jadi saya mencoba melawan (mengutarakan di mana sesungguhnya Hak Asasi Manusia itu). Saya ingin tau,”

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com