SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tarian Erotis, Rudi Minta Polisi Tindak Sesuai Hukum

Tarian Erotis, Rudi Minta Polisi Tindak Sesuai Hukum
Ketua Penjaga Marwah Rudi (PMR) Kota Batam, Aksa Halatu menari bersama tiga dencer seksi di Dataran Engku Putri. /Youtube

BATAM KOTA – Tarian erotis mengumbar syahwat di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Sabtu (14/4) yang menjadi tontonan masyarakat ramai menimbulkan kontroversi. Wali Kota Batam Muhamad Rudi meminta pihak polisi untuk menindak kejadian ini sesuai hukum yang berlaku.

“Kami minta polisi untuk menindak sesuai dengan hukum,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Minggu (15/4/2018).

Hal tersebut merupakan tanggapan orang nomor satu di Batam ini atas viralnya video tarian erotis di media sosial (medsos) dalam dua hari terakhir. Tarian yang menimbulkan kontrovesi ini terjadi pada Pesta Rakyat 3S (Silaturrahmi, Saudara, Selamanya) yang digelar oleh panitia acara dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) DPP PMR dan New Vixion Lighting Family (NVLF Batam).

Dalam video tersebut, terdapat tarian sambil mencuci mobil oleh tiga wanita berpakaian seksi. Dua wanita mengenakan baju merah dan satu lainnya berbaju hitam. Mereka kompak mengenakan celana pendek hitam dan ketat. Memakai sepatu boots wanita hak tinggi, sang penari meliuk-liukan tubuhnya dengan mengumbar syahwat di depan penonton sambil diiringi musik dan disiram air.

Penonton yang kebanyakan kaum pria langsung heboh dan kompak meneriaki ketiga wanita yang sedang menari tersebut. “Air, air, air mana air,” kata penonton.

Ketika tengah asyik menari, tiba-tiba musik berhenti lalu timbul teriakan dari penonton menanyakan kenapa musik berhenti. Tak lama kemudian, tarian eksotis ini terus dilanjutkan di tengah Engku Putri yang selama ini dikenal sebagai fasilitas umum warga Batam.

Ketua Penjaga Marwah Rudi (PMR) Kota Batam, Aksa Halatu mengaku bertanggungjawab dan meminta maaf kepada masyarakat Kepri, khususnya umat Islam atas pertunjukan Sexy Bike Wash di Dataran Engku Putri, Sabtu (14/4/2018).

“Satu pukulan telak bagi saya. Tapi bukan bagi saya. Tapi bagi bapak Muhammad Rudi. Pembunuhan karakter ini sangat menganggu beliau,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam.

Aksa mengatakan, kegiatan itu bukanlah bagian dari acara pelantikan PMR. Tapi merupakan agenda dari NVLF Batam. Komunitas ini numpang menyelenggarakan di agenda PMR karena memiliki keterbatasan anggaran jika membuat even sendiri. “Jadi satu kegiatan tapi beda tema. Kegiatan PMR hanya pelantikan, pelantikan senam zumba dan sunatan masal. Selebihnya, bukan acara kami,” ujarnya.

Pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan NVLF terkait persiapan agenda. Termasuk menanyakan konsep kegiatan Sexy Bike Wash. Dalam persentas yang disampaikan dalam rapat terakhir, sambungnya, NVLF memastikan bahwa perempuan yang mencuci mobil dan motor tidak menggunakan pakaian seksi.

“Kami tahu program car wash. Yang kami ketahui mereka menggunakan pakaian yang sopan. Tidak ada perempuan seksi. Hampir tiga kali pertanyakan akan menjaga norma. Akhirnya kami beranikan,” ujarnya.

Terkait adanya foto dirinya ikut menyiramkan air ke penari, Aksa mengatakan yang dilakukan adalah spontanitas sebagai wujud bangga dan senang setelah dilantik oleh orang nomor satu di Kota Batam ini. “Saya ambil selang dan menyemprotkan ke peserta yang hadir. Secara tak langsung itu mengusir mereka. Terserah mau percaya atau tidak,” kata Aksa.

Ia meminta maaf kepada semua masyarakat Kepri, khususnya umat Islam. Menurut dia, setiap manusia memiliki khilaf dan kesalahan. “Tidak ada manusia yang berbuat salah. Kepada seluruh masyarakat Batam dan tidak mengurangi rasa hormat dari hati paling dalam, saya mohon maaf,” ujarnya.

Permintaan maaf juga disampaikan Penasehat NVLF Kota Batam, Hendra Saputra. “Memang kegiatan NVLF. Tidak ada kegiatan dari PMR. Sama-sama membuat event, tapi berbeda. Minta maaf kepada masyarakat Kepri dan Wali Kota Batam,” ujarnya singkat.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com