SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tarif UWT KSB untuk Orang Pertama

  • Reporter:
  • Jumat, 8 Desember 2017 | 14:30
  • Dibaca : 466 kali
Tarif UWT KSB untuk Orang Pertama
ilustrasi

SAGULUNG – Masyarakat yang mengurus sertifikat tanah harus melunasi Uang Wajib Tahunan (UWT) sebagai salah satu syarat penerbitan sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tarif UWT KSB hanya berlaku untuk orang pertama, kedua dan seterusnya dikenai tarif normal. Peraturan ini dikeluhkan karena tidak adanya sosialisasi.

Salah seorang warga Batuaji, Fery Andrico harus tertunduk meninggalkan loket pelayanan KSB di Ruko Pasar BBC Blok A Nomor 28 Seilekop, Sagulung. Uang yang dibawa untuk melunasi UWT tidak cukup karena dirinya adalah orang ketiga pemilik KSB di Taman Karina. “Di pengumuman tarif KSB Rp47.100 per meter persegi. Saya ke sini ternyata tarif itu tak berlaku bagi bukan orang pertama,” ujarnya kepada KORAN SINDO BATAM, Kamis (7/12/2017).

Dia mengatakan, telah mengurus syarat sertifikat tanah pada Februari tahun 2016. Seharusnya Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama BPN melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam papan pengumuman, tarif UWT KSB sebesar Rp47.100 per meter persegi dan tarif perumahan tapak Rp100.700 per meter persegi.

“Tidak ada dijelaskan tarif KSB hanya untuk orang pertama. Setelah mendengar penjelasan ini, banyak masyarakat yang enggan mengurusi sertifikat tanah ini,” kata Fery.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com