SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Terima Kasih Bapak Pembangunan Batam

  • Reporter:
  • Kamis, 12 September 2019 | 10:39
  • Dibaca : 167 kali
Terima Kasih Bapak Pembangunan Batam

JAKARTA – Indonesia sangat kehilangan atas berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, di Jakarta tadi malam. Bagi Batam, Habibie adalah bapak pembangunan.

Presiden ke-3 Republik Indonesia yang juga pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini akan dimakamkan bersandingan dengan istrinya, Hasri Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, hari ini.

Makam BJ Habibie dan Ainun berada di slot 120-121. Lokasi makam yang berdampingan ini telah disiapkan oleh pemerintah. Semasa hidupnya, Habibie dan Ainun adalah pasangan yang serasi nan romantis. BJ Habibie pun berwasiat agar dimakamkan di sebelah pusara sang istri yang lebih dahulu meninggal dunia, yakni pada 22 Mei 2010.  Kisah perjalanan cinta sejati BJ Habibie dan istrinya bahkan telah diangkat di layar lebar yang berjudul Habibie & Ainun.

Selain bisa menjadi panutan keluarga, BJ Habibie adalah sosok yang memberi kontribusi sangat besar terhadap perkembangan teknologi dan demokrasi di Indonesia. Tak berlebihan, wafatnya BJ Habibie saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta pukul 18.05 WIB, menyisakan kedukaan yang mendalam.

Rasa duka antara lain disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sore kemarin, saat mengetahui kondisi kesehatan Habibie menurun, Jokowi langsung meluncur ke RSPAD. Namun,  Jokowi yang menjenguk bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dan didampingi putranya, Gibran Rakabuming Raka, tiba di RSPAD lima menit setelah Habibie tutup usia. Jokowi akan memimpin upacara pemakaman di TMP Kalibata hari ini.

Jokowi menyatakan Indonesia sangat kehilangan atas wafatnya Habibie. Selain sebagai presiden, Habibie juga dikenal dengan seorang ilmuwan dan Bapak Teknologi Indonesia. “Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak Prof BJ Habibie,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di RSPAD Gatot Subroto.

Senin (9/9) malam lalu, Jokowi sempat menjenguk BJ Habibie. Presiden mengaku saat itu dirinya sudah tak bisa berkomunikasi secara langsung dengan mantan menteri riset dan teknologi tiga periode era Presiden Soeharto tersebut. “Tiga hari lalu saya juga menengok beliau, tapi juga sama, tidak bisa berbicara dengan beliau karena memang kondisi sakit beliau,” ujar Jokowi. Presiden berharap keluarga BJ Habibie diberikan ketabahan kesabaran  dan bisa melanjutkan cita-citakan oleh almarhum.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga menyampaikan dukacita atas wafatnya Habibie. “Kita telah kehilangan putra terbaik bangsa, semoga almarhum mendapat tempat yang mulia di sisi Allah Yang Mahakuasa,”  ucap JK melalui keterangan persnya.

Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah telah menetapkan masa berkabung selama tiga hari mulai hari ini hingga Sabtu (14/9).Menteri Sekretaris Negara Pratikno  mengimbau agar masyarakat dan kantor-kantor lembaga pemerintahan mengibarkan bendera setengah tiang.

Teknokrat  Kelas Dunia

BJ Habibie yang wafat di usia 83 tahun sangat banyak berkiprah di pemerintahan. Sepulang dari Jerman karena diminta Presiden Soeharto pada 1973, Habibie mengemban tugas-tugas di pemerintahan. Selain menjadi menteri, Habibie juga pernah menjadi wakil presiden ke-7 RI pada 1998. Namun, jabatan ini tak sampai setahun diemban karena dia kemudian menggantikan Soeharto menjadi orang nomor satu di Indonesia kala pergantian dari era Orde Baru ke Reformasi.

Selama menjadi birokrat, Habibie banyak melakukan terobosan seperti mendirikan sejumlah industri strategis antara lain PT Pindad, PT IPTN, dan PT PAL. Dengan basis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, Habibie sangat terobsesi ingin menjadikan Indonesia tak hanya kuat sebagai negara agraris, tapi juga industri. Kehebatan Habibie tak sekadar diakui di dalam negeri, tapi juga hingga level internasional.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo  menilai Habibie merupakan sosok teladan milik seluruh masyarakat Indonesia. “Tidak hanya sosok teknokrat kelas dunia, tetapi juga seorang sosok negarawan Indonesia yang kita teladani,” ujarnya.

Wafatnya Habibie membuat bangsa Indonesia kehilangan sosok pemikir dan pengayom. Penilaian Tjahjo ini tak berlebihan, sebab selama ini Habibie banyak mencurahkan pikiran dan tenaganya   untuk kemajuan bangsa dan negara.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan tokoh juga merasa kehilangan atas meninggalnya Habibie.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai Habibie adalah sosok negarawan yang demokratis. “Sosok yang kecerdasannya telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, namun tetap humble dan rendah hati. Pak Habibie juga merupakan figur teladan dalam kehidupan keluarga. Kita dan generasi muda layak meneladaninya,” ujar Ketua  PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan Robikin Emhas.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, Habibie merupakan presiden pertama di era Reformasi yang meletakkan dasar demokratisasi sebagai tonggak bagi Indonesia baru. ”Meski terkait dengan Orde Baru dan orang terdekat Soeharto, Habibie justru tampil menjadi negarawan dan demokrat yang kata sejalan tindakan, sehingga ibarat buku terbuka yang bersedia menerima kritik publik secara elegan,” tuturnya.

Habibie, kata Haedar, juga presiden sekaligus tokoh bangsa yang dengan pendidikan Jerman-nya menjelma sebagai ahli pesawat terbang yang mampu membuka lembaran baru Indonesia yang modern dan maju. ”Dia sosok moralis dan rasional yang memadukan imtak (iman dan takwa) dan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) yang sangat relevan bagi bangsa Indonesia di era modern.”

Menurut dia, tidak banyak tokoh utama di republik ini yang memiliki karakter dan kualitas lengkap sebagai negarawan sekaligus tokoh kemajuan yang menjadi idola dan role model generasi muda bangsa lintas zaman. “Semoga bangsa Indonesia belajar dari Pak Habibie,” ujarnya.

Bapak Bangsa

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Habibie. Menurut  Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom, gereja berduka atas wafatnya Habibie. “Walau masa kepresidenannya sangat singkat, pada masanya banyak dicabut regulasi yang menghambat proses demokrasi.  Beliau mendorong berbagai cara menuju kebebasan pers, pembebasan tapol/napol Orba serta dialog awal masalah Papua,” paparnya.

Gultom juga mengungkapkan bahwa Habibie adalah satu-satunya pemimpin bangsa Indonesia yang pada  1998 percaya pada laporan masyarakat anti kekerasan.  “Atas nama pemerintah, sebagai presiden RI, beliau kemudian minta maaf. Dan meneken keppres pendirian Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, sebagai salah satu bentuk pengakuan negara terhadap peristiwa kekerasan seksual Mei 1998,” ungkapnya.

Tentunya jasa besarnya terhadap teknologi juga tidak bisa diabaikan. Hal ini mengingat jasanya begitu besar di bidang dirgantara Indonesia. Bahkan, kenegarawanannya semakin terlihat saat  tidak lagi menjabat presiden. Hal ini terlihat bagaimana  Habibie  tetap menunjukkan pengabdiannya yang tulus bagi bangsa. “Dalam berbagai kontestasi pilkada maupun pilpres, kehadirannya selalu menenteramkan semua pihak. Beliau seorang yang nonpartisan sehingga kehadirannya diterima oleh semua pihak,”  jelasnya.

Dalam pandangan anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Pemerintah Indonesia  Azyumardi Azra, almarhum adalah Bapak Demokrasi yang mengantarkan Indonesia ke dalam transisi demokrasi secara damai dan lancar.

Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar meminta kader PKB di seluruh Indonesia untuk mendoakan almarhum. ”Kita sangat kehilangan sosok anak bangsa yang jenius, sosok pemimpin yang mengayomi,” ujar Muhaimin, yang juga wakil ketua MPR ini.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan, Habibie merupakan tokoh bangsa yang berhasil memimpin Indonesia di masa transisi dari Orde Baru ke Reformasi. Dia juga mengakui bahwa Habibie merupakan figur yang luar biasa dalam dunia dirgantara.

Dunia internasional pun mengagumi Habibie. Tak mengherankan, wafatnya Habibie juga menjadi kedukaan sejumlah negara. Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins menyampaikan dukacita yang mendalam. “Habibie merupakan seorang negarawan dan sahabat Inggris yang akan selalu dirindukan,” demikian keterangan Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris.

Rasa bela sungkawa juga disampaikan Kedubes Malaysia. “Kami menyampaikan rasa dukacita atas kepergian mantan Presiden RI Bapak BJ Habibie yang kita hormati. Semoga beliau dirahmati Allah SWT.” Sebelumnya, Australia dan Selandia baru juga menyampaikan dukacita serupa melalui kedubes masing-masing.

Putra kedua almarhum, Thareq Kemal Habibie, mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal lantaran gagal jantung. “Karena sudah menua dan memang kan saya kemarin katakan gagal jantung yang diakibatkan organ-organ itu degenerasi,” kata Thareq di RSPAD Gatot Subroto tadi malam.

abdul rochim/dita angga/kiswondari/muh shamil/okezone


Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com