SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tiga Jam Terapung Pegangan Jeriken

  • Reporter:
  • Selasa, 25 Juni 2019 | 09:39
  • Dibaca : 109 kali
Tiga Jam Terapung Pegangan Jeriken
Empat nelayan Karimun yang kapalnya tenggelam diselamatkan TNI AL, kemarin. /ist

KARIMUN – Empat orang nelayan asal Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti terombang-ambing di Perairan Takong Hiu Kabupaten Karimun, Minggu (23/6) dinihari. Kapal nelayan tersebut ditabrak Kapal Pukat Lengkong yang melintasi perairan Takong Hiu sekira pukul 02.00.

Akibat tabrakan itu, empat orang nelayan asal Rangsang itu terombang-ambing di tengah laut, diakibatkan kapal mereka tenggelam.

Empat orang nelayan tersebut diketahui atas nama Alpius Wongga, Martinus Wongga, Rian, dan akam. Mereka terapung di perairan itu selama tiga jam sebelum mendapatkan pertolongan dari Kapal Tugboat Ocean Dream 07/BG LL 3015 yang melintas perairan Tanjung Sedekat yang tidak jauh dari Takong Hiu.

Usai mendapatkan pertolongan dari kapal tug boat itu, selanjutnya empat nelayan Rangsang itu dievakuasi oleh Kapal milik TNI AL dari Pos angkatan Laut Takong Hiu.

“Awalnya kami mendapatkan laporan dari kapal Tugboat bahwa mereka telah mengevakuasi empat orang nelayan yang kapalnya tenggelam karena diduga ditabrak oleh kapal Pukat Lengkong. Selanjutnya kami evakuasi menggunakan sarana kami yaitu Patkamla P8,” ujar Danlanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro, Senin (24/6).

Ia mengatakan, nelayan tersebut saat ini sedang dimintai keterangan terkait kejadian kecelakaan laut itu. Dan pihaknya kemudian akan melakukan pencarian terkait kapal yang menabrak nelayan itu.

“Kami mintai keterangan dulu kira-kira bagaimana kronologi kejadian pastinya. Setelah memungkinkan nanti kami cari untuk kapal yang menabraknya. Sementara untuk nelayan setelah semua selesai dan dipastikan kondisi dalam keadaan sehat maka akan kami evakuasi pemulangannya,” katanya.

Sementara Nahkoda kapal nelayan Alpius (49) menceritakan, ia bersama ketiga rekannya sempat meminta pertolongan kepada awak kapal Pukat Lengkong yang menabrak kapal mereka.

“Kapal Pukat Lengkong ini sempat berhenti, bahkan sempat menanyakan ke kami ada apa. Setelah saya jelaskan mereka langsung matikan lampu dan pergi begitu saja,” katanya.

Alpius bersama ketiga rekan nya itu, kemudian memanfaatkan alat seadanya untuk dapat bertahan di tengah lautan hingga akhirnya di evakuasi.

“Sekitar jam 06.00 Wib tugboat itu datang menolong kami. kurang lebih tiga jam lamanya kami mengapung di laut. Kami hanya memanfaatkan jerigen supaya kami bisa terus mengapung,” katanya.

Ricky Robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com