SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tiga Pengedar Sabu Terancam Hukuman Mati

  • Reporter:
  • Rabu, 23 Agustus 2017 | 12:11
  • Dibaca : 339 kali
Tiga Pengedar Sabu Terancam Hukuman Mati
Marsudin alias Din, Ahmad Saepudin dan Yosda terancam hukuman mati setelah didakwa dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (22/8/2017). / AINI LESTARI

BATAM KOTA – Marsudin alias Din, Ahmad Saepudin dan Yosda terancam hukuman mati setelah didakwa dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (22/8) siang. Ketiganya merupakan sindikat pengedar narkotika jenis sabu yang kerap beroperasi di Batam.

Ketiga terdakwa didudukkan di kursi pesakitan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romano Suryo Prayogo. Di hadapan majelis hakim Syahrial, Yona Lamerosa dan Rozza El Afrika, ketiga terdakwa disebut telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram.

Dalam dakwaan JPU Romano disebutkan, penangkapan terhadap Marsudin bermula pada Sabtu (27/5) lalu sekitar pukul 23.00. Kala itu, anggota Satresnarkoba Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada seseorang yang memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu di Perum Griya Batuaji Asri Tahap VI Blok P2 No. 12 RT 002 RW 020, Sungai Langkai, Sagulung.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi langsung menuju ke lokasi dan menemukan terdakwa tengah duduk di dalam rumah. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bungkusan dari laci bawah lemari pakaian berupa satu plastik berisi 4 bungkus serbuk kristal yang diduga sabu. “Serbuk kristal yang diduga narkotika jenis sabu tersebut dibeli terdakwa dari saudara Muhammad alias Abang (DPO) seharga Rp180 juta,” kata JPU Romano membacakan dakwaan.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com