SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tiga Warga Kongo Dilimpahkan ke Polres Jakarta Barat

  • Reporter:
  • Kamis, 20 September 2018 | 13:38
  • Dibaca : 64 kali
Tiga Warga Kongo Dilimpahkan ke Polres Jakarta Barat
Tiga warga Kongo buronan kasus penipuan emas batangan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang, Senin (17/9). f romi kurniawan

BATAM KOTA – Satreskrim Polresta Barelang melimpahkan tiga warga Kongo buronan kasus penipuan emas batangan palsu ke Polres Metro Jakarta Barat untuk penyelidikan lebih lanjut, Selasa (19/9/2018) malam.

“Ketiga pelaku langsung dijemput tim dari Polresta Metro Jakbar karena kasus ini yang menangani mereka,” kata Kanit Jatanras Polresta Barelang Iptu Feri Supriadi, Rabu (19/9/2018).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil keterangan dari penyidik Polresta Metro Jakbar, masih ada pelaku lain yang masih dalam pengembangan. Sehingga, kasus penipuan batangan emas ini masih akan terus didalami.

“Kasus penipuan ini adalah jaringan internasional, karena masih banyak pelaku-pelaku lain yang akan diungkap dari penangkapan ini,” ujarnya.

Karena kasus penipuan ini tidak di Batam, pihak Polresta Barelang menyerahkan ketiga pelaku untuk poses lebih lanjut ke Polresta Metro Jakbar. “Kami hanya membantu penangkapan, karena ketiga pelaku melarikan diri ke Batam,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Polsek Nongsa dan Polsek Bandara menangkap tiga warga Kongo di Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (17/9). Ketiganya merupakan daftar pencarian orang (DPO) Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus penipuan emas batangan. Ketiga pelaku yang diamankan, yakni Alimamy Andrew Stevens (36), Abdul Karim Jalloh (45) dan Moses Mavunza (31).

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan mengatakan, ketiga WNA ini diamankan sekira pukul 13.00. Pada saat itu pelaku ingin menuju ke Pekanbaru dengan menumpang pesawat Lion Air. “Mereka dari Bandung dan transit ke Batam sebelum menuju Pekanbaru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangkan dari Polres Metro Jakbar, karena status ketiga pelaku ini adalah DPO. Para pelaku melakukan penipuan di Jakarta dengan menjual emas batangan palsu. “Kerugian korban yang ditipu pelaku ini sebesar Rp1 miliar atau 70 ribu dolar Amerika,” kata Andri. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com