SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

TIM F1QR Lanal Batam Gagalkan Penyeludupan Narkoba dari Malaysia

  • Reporter:
  • Kamis, 9 Juli 2020 | 15:32
  • Dibaca : 184 kali
TIM F1QR Lanal Batam Gagalkan Penyeludupan Narkoba dari Malaysia

BATAM – Tim F1QR Lanal Batam, berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba sebanyak 0,5 Kg dari Malaysia ke Batam, di perairan Pulau Colek. Sekira Pukul 13:00 Wib Pada hari Rabu(08/07/2020).

Dari hasil penangkapan tersebut Tim F1QR berhasil mengamankan satu orang pelaku B alias Wak Ben(49), sementara satu pelaku yang berhasil kabur masih dalam daftar pencarian orang(DPO).

Keberhasilan ini berkat informasi dilapangan yang diperoleh Tim, selanjutnya Tim F1QR langsung bergerak menuju sasaran dan langsung melakukan penyekatan dengan membagi sektor dengan diindikasikan sebagai jarlur penyeludupan narkoba.

Dari informasi yang didapat dilapangan Tim F1QR Lanal Batam, melihat dua orang yang mencurigakan yang sedang beraktifitas di Pulau Colek. Kemudian Tim segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap dua orang yang mencurigakan tersebut. Dan pada saat pemeriksaan kedua pelaku sempat melarikan diri kearah bakau dan masuk kedalam Pulau Colek . Terlihat salah seorang membawa bungkusan dikantong plastik .

Selanjutnya Tim F1QR Lanal Batam, langsung melakukan pengejaran dan menangkap salah seorang yang bernama B alias Wak Ben, dari tangan tersangka ditemukan satu bungkus kantong plastik yang berisikan narkoba jenis sabu sebanyak 0,5 Kg.

Sementara Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama (P) Indarto Budiarto mengatakan, pengamanan ini adalah tindak lanjut informasi yang didapatkan tim di lapangan.

Dan salah satu pelaku yang bernama B alias Wak Ben, sebelumnya adalah merupakan residivis kasus narkotika jenis sabu. B baru saja keluar dari Lapas Tanjungpinang satu bulan yang lalu setelah mendekam selama 8,2 tahun.

“Salah seorang pelaku adalah resedivis kasus narkotika yang baru saja keluar dari penjara Tanjung Pinang, sementara satu pelaku lagi kabur saat ini statusnya DPO dan kami terus melakukan pengembangan untuk mengamankan bos dari aksi penyelundupan ini,” Jelas Danlantamal, saat expose yang digelar di Mako Lanal Batam. Kamis(09/07/2020).

Lanjut Indarto, tindakan pengamanan ini adalah upaya pencegahan penyelundupan di wilayah-wilayah rawan penyelundupan di Kepulauan Riau.

Ini juga arahan dari Kasal (Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI, Yudo Margono, Red) untuk terus melakukan pencegahan-pencegahan penyelundupan di wilayah rawan Kepulauan Riau,” tegasnya. arrazy aditya

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com