SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tim Saber Pungli Batam Bidik PPDB

Tim Saber Pungli Batam Bidik PPDB
ilustrasi

BATAM KOTA – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Kota Batam akan membentuk tim mengawasi adanya pungutan tidak resmi saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru mendatang. Langkah ini guna mencegah serta menekan praktik pungli yang sering terjadi di Batam. “Kami sedang bentuk tim yang mengarah ke sana,” ujar Kapolresta Barelang AKBP Hengki di Batam Centre, kemarin.

Seperti diketahui, permasalahan saat PPDB sering terjadi di sekolah-sekolah unggulan. Di antaranya, orangtua yang diwajibkan untuk memberikan uang kepada panitia agar anaknya dapat diterima. Selain itu, adanya penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dari sekolah kepada siswa serta pembelian seragam sekolah.

“Masyarakat harus sadar. Jika memang tidak memenuhi syarat untuk masuk sekolah, jangan dipaksakan. Pemberi dan penerima uang pungli sama-sama kena sanksi,” katanya.

Hengki meminta kepada sekolah untuk menempelkan seluruh syarat serta ketentuan dalam proses penerimaan berlangsung, agar masyarakat mengetahui kriteria yang diterima di sekolah tersebut. “Kalau memang anak harus umur tujuh tahun yang diterima, bagi yang belum jangan dipaksa. Ini akan memancing untuk melanggar aturan,” katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Aman mengapersiasi langkah yang akan dilakukan oleh Tim Sapu Bersih Pungli Kota Batam untuk ikut mengawasi penerimaan siswa baru SMA/SMK di tahun ajaran 2017/2018. “Setiap tahun pasti akan terulang kembali permasalahan di dunia pendidikan. Dan perlu segera mencegah serta mengatasinya,” kata Aman.

Menurut dia, jangan sampai setelah SMA/SMK dikelola oleh pemerintah provinsi, justru praktik pungutan liarnya semakin merajalela. Menurut Aman, jika memang pihak dinas pendidikan masih ada yang ragu-ragu, diharapkan jangan malu untuk bertanya, misalnya bertanya ke BPKP, biro hukum, biro keuangan dan sebagainya.

Siapkan Sistem Online
Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Batam sudah menyiapkan sistem online untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Batam. Dengan sistem ini, semua proses PPDB transparan. “Sudah kami siapkan, tinggal pengoperasiannya,” kata Kepala Dinas Kominfo Batam, Salim.

Untuk pengoperasiannya diperkirakan akan dilakukan Juni mendatang sesuai jadwal PPDB dan sepenuhnya akan dijalankan oleh Disdik Kota Batam. “Masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sudah punya user dan password,” ujarnya.

Layanan secara online khusus pendidikan ini, masyarakat bisa mengakses di madani.batam.go.id website yang digadang sebagai bentuk keterbukaan Pemko Batam. Dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan ini nantinya.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengingatkan seluruh sekolah di Batam jelang PPDB di Batam. Dia tak ingin permasalahan penerimaan siswa baru setiap tahunnya terus terulang. “Kami tak ingin lagi mendengar permasalahan serupa tahun ini,” kata Amsakar.

Permasalahan PPDB kerap diterima langsung dalam bentuk laporan dari masyarakat. Wakil Wali Kota meminta agar seluruh tenaga pendidik di Batam mengikuti aturan yang ada agar permasalahan itu tak lagi muncul. “Penerimaan siswa baru. Setiap tahun berkecamuk saja,” katanya.

Meski begitu, Amsakar juga mengingatkan wali murid agar tak memaksakan anak didik untuk sekolah di negeri di tengah keterbatasan yang ada. Agar pihak sekolah juga bisa mengikuti aturan yang ada. “Jadi tak ada lagi yang masuk pakai duit,” ujarnya.

iwan sahputra/fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com