SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tim SAR Malaysia Temukan 6 Korban TKI Kapal Tenggelam

  • Reporter:
  • Kamis, 5 Juli 2018 | 11:03
  • Dibaca : 105 kali
Tim SAR Malaysia Temukan 6 Korban TKI Kapal Tenggelam
ilustrasi

TANJUNGPINANG – Tim Search and Rescue (SAR) Malaysia menemukan enam orang korban kapal pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang tenggelam di perairan Tanjungbalu, Kota Tinggi, Johor Bahru, Malaysia, Senin (2/7/2018) kemarin. Hingga hari ketiga pascakejadian 11 orang dilaporkan masih hilang.

“Info terbaru dari Maritime Rescue Coordination Centers (MRCC) Johor, Malaysia di hari ketiga pencarian menemukan enam korban dalam kondisi meninggal dunia. Lima laki-laki dan satu perempuan,” kata Kepala Kantor Pertolongan dan Pencarian Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kepala Operasi Eko Suprianto di Tanjungpinang, Rabu (4/7/2018).

Dia menuturkan, dari 44 penumpang kapal korban selamat berjumlah 35 orang. 24 laki-laki dan satu perempuan. Sementara korban tewas delapan orang. Enam laki-laki dan dua perempuan. Sedangkan yang masih hilang sebanyak 11 orang.

“Total korban yang sudah ditemukan 33 orang, delapan orang dalam kondisi meninggal dunia,” kata Eko.

Eko mengatakan, tim SAR Tanjungpinang siap membantu pencarian korban apabila pihak SAR Malaysia membutuhkan bantuan pencarian.

“Tujuan kapal dari Batam menuju Johor. Kita siap membantu apabila dibutuhkan,” kata dia.

Kapal pengangkut TKI ilegal itu tenggelam sekitar 8 Nautical Miles dari bibir pantai Pantai Punggai Johor, Malaysia. Tim SAR terus berkoordinasi dengan pihak MRCC Johor dalam pencarian korban.

Eko menyampaikan kepada kapal-kapal yang melintas di perairan perbatasan Indonesia dan Malaysia apabila melihat korban agar segera melapor ke VTS Batam.

“Kalau ada kapal yang melihat korban segera melapor ke VTS Batam dan Basarnas agar ditindaklanjuti. Untuk informasi lebih lanjut akan dikabari lagi,” tutup Eko.

Berita sebelumnya Wakil Direktur Badan Penegakan Maritim Malaysia di Johor, Kapten Sanifah Yusof mengatakan 44 orang penumpang kapal tidak memiliki izin masuk ke Malaysia.

“Semua korban yang ditemukan berusia antara 20 sampai 45 tahun dan kasus ini akan diselidiki,” kata dia.

Sementara itu pihak tim Satgas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru belum mampu mengorek informasi lebih dalam mengenai asal usul kapal karena 25 penumpang yang selamat masih mengalami trauma. m bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com