SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tjipta Belum Terima Informasi Kasusnya P21

  • Reporter:
  • Senin, 29 Mei 2017 | 14:37
  • Dibaca : 399 kali
Tjipta Belum Terima Informasi Kasusnya P21
BCC Hotel

LUBUKBAJA – Informasi terkait P21 kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan akta auntentik oleh Tjipta Fudjiarta hingga saat ini belum diterima oleh tersangka. Namun, Tjipta mengaku akan bersikap kooperatif bila ada pemanggilan yang dilayangkan kepada dirinya.

Hal ini disampaikan Tjipta melalui kuasa hukumnya, Hendie Devitra, di BCC Hotel and Residence, kemarin. “Sampai saat ini kami belum memperoleh informasi terkait P21 itu. Kalau memang benar, kami akan bersikap koperatif dan siap dipanggil,” katanya.

Hendie mengatakan, hingga saat ini kliennya masih berada di Indonesia. Dan sesekali, Tjipta berada di luar negeri untuk urusan bisnis. “Pak Tjipta ini kan pengusaha. Jadi wajar saja kalau beliau sering bepergian. Tapi bukan melarikan diri,” katanya lagi.

Hendie menjelaskan, P21 kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan akta auntentik tersebut tidak dapat dikaitkan dengan status kepemilikan saham BCC Hotel and Residence. Pasalnya, hal tersebut telah dikuatkan dalam putusan Pengadilan Negeri Batam dan juga putusan banding di Pengadilan Tinggi Riau.

“Secara substansi, sengketa soal kepemilikan saham melekat dalam perkara perdata yang menyatakan kepemilikan saham Tjipta adalah sah. Artinya, di persidangan, semua hal yang dipolemikkan sudah dibuktikan di pengadilan. Jadi tidak ada lagi permasalahan Tjipta tidak membayar saham itu,” ujar Hendi.

Tidak hanya itu saja, terkait SK Menteri Hukum dan HAM yang sempat menjadi dasar Conti menduduki BCC Hotel and Residence pada Oktober lalu juga telah dibatalkan dalam putusan gugatan yang dilayangkan Tjipta ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

“Dalam konteks laporan Conti yang notabenenya sudah pernah dihentikan dan sudah dimentahkan dengan pra peradilan, maka secara prosedural tetap dilanjutkan. Kami juga berharap proses hukum ini segera berakhir dan harus tuntas sampai pada kepastian atas laporan tersebut. Kami minta juga Conti bisa hadir nantinya di persidangan,” kata Hendie.

Terkait dengan informasi yang menyebutkan Tjipta mengajukan gugatan pra peradilan ke PN Jakarta Selatan dengan tergugat Kejaksaan Agung, Hendie sempat mengelaknya. “Tidak ada. Tapi kalau memang benar, menurut saya, kalau proses hukumnya belum berjalan, tidak perlu kami bahas dulu lah,” kata Hendie.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com