SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

TPID Gelar Pasar Murah Selama Dua Pekan, Jual ke Warga Harga Distributor

  • Reporter:
  • Kamis, 8 November 2018 | 10:39
  • Dibaca : 52 kali
TPID Gelar Pasar Murah Selama Dua Pekan, Jual ke Warga Harga Distributor
Warga menyerbu pasar murah digelar Pemko Batam di Bengkong, beberapa waktu lalu. Akhir tahun ini, Pemko kembali menggelar pasar murah. f teguh prihatna

BATAM KOTA – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam kembali menggelar pasar murah untuk menekan harga kebutuhan harga pokok di pasaran, akhir tahun ini. Harga yang dijual ke warga cukup murah, karena merupakan harga distributor.

Adapun jenis komoditas yang akan dipasarkan antara lain beras, gula, daging sapi beku, telur, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kentang, sayur mayur dan ikan. Selain itu juga ada bahan makanan lain seperti mentega, minyak goreng, tepung dan susu.

Pasar murah rencananya berlangsung dua pekan, dimulai 26 November mendatang. “Tanggal 14 November kami rapat lagi untuk bahas rencana pasar murah ini,” kata Ketua Harian TPID Batam Jefridin di Batam Centre, Rabu (7/11).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam ini mengatakan, pasar murah bertujuan untuk intervensi harga kebutuhan pokok di pasar. Sehingga diharapkan inflasi dapat terjaga rendah.

TPID telah menggelar Pasar Murah pada Ramadan 1439 H, Juni lalu. Masyarakat antusias menyambut kegiatan tersebut karena harga barang yang dijual merupakan harga distributor sehingga lebih murah dari pasar.

“Titiknya nanti akan dibahas dalam rapat. Rencana kami mulai dari Kecamatan Bengkong baru lanjut ke kecamatan lainnya,” sebut mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam ini.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Kota Batam Zulkarnain mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi pasar berstandar nasional atau SNI kepada perwakilan pengelola pasar swasta dan pemerintah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan dan mendukung pasar Pancawara atau pasar tradisional.

“Sekaligus mendukung program pemerintah kepariwisataan serta menuju pasar wisata dan kuliner,” ujarnya.

Pihaknya akan menilai seluruh pasar di Batam di awal Desember mendatang. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pasar yang ada di Batam. Ada 32 pasar yang mengikuti penilaian ini. Pemberian penghargaan kepada pasar yang masuk kategori akan digabungkan dalam rangkaian HUT Kota Batam.

“Kalau masuk berarti pasarnya lolos di tingkat provinsi. Selanjutnya kita ikutkan di tingkat pancawara (nasional),” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Batam memperpanjang program pasar murah hingga akhir tahun karena tingginya antusias masyarakat. Seharusnya, kegiatan yang diselenggarakan bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) ini berakhir akhir September lalu.

“Kegiatan pasar murah masih kami gelar hingga akhir tahun. Kami lihat selama sebulan ini antusias warga cukup hangat dan masih ramai,” katanya.

Pemko Batam bersama Bulog melaksanakan pasar murah di tiga lokasi. Di antaranya, Pasar Seroja Sagulung setiap Sabtu, Pasar Hang Tuah Batubesar setiap Kamis dan Pasar Tiban Kampung setiap Selasa.

Ia mengatakan, antusias masyarakat atas program tersebut cukup tinggi selama penyelenggaraan. Alasan ini menjadi dasar untuk memperpanjang kegiatan tahunan ini. Apalagi di akhir tahun harga sembako diprediksi tinggi seperti tahun sebelumnya.

“Kami ingin pasar pemerintah ini lebih aktif lagi dan mungkin akan berlanjut terus,” katanya.

Selain Bulog, pihaknya juga akan menggandeng pihak atau instansi lainnya untuk terus menyelenggarakan kegiatan ini. Menurut dia, pasar murah merupakan salah satu solusi dari pemerintah untuk mengefektifkan pasar milik pemerintah.

“Menjual barang-barang sembako dengan harga yang tetap wajar dan murah ketimbang pasar lainnya. Pedagang tersebut mempergunakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah,” jelasnya.

Senada juga disampaikan Kepala Sub Drive Bulog Kota Batam, Agung Rohman. Ia mengatakan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan swasta dan pihak lain dalam melaksanakan pasar murah. “Kami lanjutkan hingga akhir tahun. Dan juga bekerja sama dengan pihak swasta. Bukan hanya Disperindag saja,” kata Agung.

iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com