SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Transportasi Laut Jadi Pilihan

  • Reporter:
  • Kamis, 13 Juni 2019 | 09:08
  • Dibaca : 109 kali
Transportasi Laut Jadi Pilihan
Calon penumpang Pelni kecewa karena jadwal KM Kelud molor empat jam. f teguh prihatna

PINANG – Mahalnya harga tiket dan bagasi berbayar yang diberlakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan, membuat penumpang transportasi laut membeludak. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, jumlah penumpang laut April 2019 naik hingga 50 persen dibandingkan April 2018 lalu.

“Jumlah debarkasi penumpang angkutan laut domestik di pelabuhan yang ada di Provinsi Kepri pada April 2019 sebanyak 440.693 orang,” ujar Zulkipli Kepala BPS Provinsi Kepri di Tanjungpinang, kemarin.

Jumlah ini mengalami kenaikan 12,23 persen dibandingkan bulan Maret 2019 yang mencapai 392.671 orang. Jika dibandingkan dengan kondisi pada bulan yang sama tahun lalu, jumlah debarkasi penumpang juga mengalami kenaikan 50,67 persen.

Sementara itu, selama April 2019 ada sebanyak 470.177 orang embarkasi penumpang dari pelabuhan di Kepri. Jumlah embarkasi penumpang mengalami kenaikan 17,04 persen dibandingkan bulan Maret 2019 yang mencapai 401.728 orang. “Jadi jumlah penumpang yang naik (embarkasi) pada April 2019 naik 54,81 persen dibandingkan April 2018, yang mencapai 303.722 orang,” ungkapnya.

Sementara untuk jumlah penumpang angkutan laut internasional yang turun di Provinsi Kepri pada April 2019 mencapai 462.125 orang. Angka ini mengalami kenaikan 10,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 419.103 orang. Jika dibandingkan kondisi tahun lalu juga mengalami kenaikan jumlah penumpang sebesar 24,41 persen.

“Selama April 2019 ada sebanyak 453.690 orang yang berangkat ke luar negeri melalui pelabuhan di Kepri, atau mengalami penurunan 7,21 persen dari Maret 2019 yang mencapai 488.917 orang,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan April 2018 justru terjadi kenaikan 4,51 persen, di mana jumlah orang yang berangkat pada April 2018 mencapai 434.119 orang. Dapat disimpulkan bahwa jumlah penumpang angkutan laut di Provinsi Kepri selama April 2019 didominasi oleh penumpang angkutan laut domestik yang naik (embarkasi) melalui pelabuhan di Kepri dengan kontribusi 25,74 persen.

Sedangkan kontribusi yang terendah adalah jumlah penumpang angkutan laut domestik yang turun (debarkasi) melalui pelabuhan di Kepulauan Riau, yaitu sebesar 24,13 persen. Secara keseluruhan, jumlah penumpang angkutan laut baik domestik dan internasional di bulan April 2019 mengalami kenaikan sebesar 7,30 persen dibandingkan Maret 2019. “Jika dibandingkan dengan April 2018 juga mengalami kenaikan sebesar 30,31 persen, yaitu dari 1.401.794 orang menjadi 1.826.685 orang pada bulan April 2019,” katanya.

Sedangkan untuk bongkar muat barang melalui laut, pada bulan April 2019, jumlah bongkar barang angkutan laut internasional yaitu sebanyak 445.225,05 ton. Angka ini mengalami kenaikan 24,09 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 358.822,98 ton. Jika dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya, jumlah bongkar barang juga mengalami kenaikan sebesar 1,72 persen, atau naik dari 437.707,61 ton pada April 2018 menjadi 445.225,05 ton pada April 2019.

Jumlah muat barang angkutan laut internasional pada April 2019 mengalami penurunan 18,60 persen dari bulan sebelumnya, atau turun dari 2.034.686,01 ton menjadi 1.656.165,13 ton. “Jadi bila dibandingkan dengan April 2018, jumlah muat barang juga mengalami penurunan 9,25 persen, yaitu dari 1.825.017,88 ton menjadi 1.656.165,13 ton pada April 2019,” ujarnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com