SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

UIB Wisuda 544 Lulusan, Tingkakan Kerja Sama Internasional

  • Reporter:
  • Jumat, 7 Desember 2018 | 14:53
  • Dibaca : 79 kali
UIB Wisuda 544 Lulusan, Tingkakan Kerja Sama Internasional

BATUAMPAR – Universitas Internasional Batam (UIB) mewisuda 544 lulusan di Swissbel Hotel, Harbour Bay, Batuampar, Kamis (6/12). Mahasiswa yang wisuda 474 lulusan program sarjana dan 70 lulusan program magister. Dengan wisuda kali ini jumlah alumni yang sudah berhasil sebanyak 4.627 orang.

Ketua Yayasan Marga Tionghoa Indonesia (YMTI) Batam, Soehendro Gautama mengatakan, wisuda ke-14 lulusan akademik 2017/2018 paling banyak dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap UIB untuk menuntut ilmu di UIB.

“Tahun ini angkatannya paling banyak karena setiap tahunnya bertambah jumlah mahasiswanya. Ditambah dengan prestasi kami sangat baik,” ujarnya.

Sesuai dengan rencana strategis UIB tahun 2017 hingga 2021 mendatang, pengembangan UIB difokuskan ekspansi kerja sama internasional. Hal ini berdampak banyaknya mahasiswa asing yang melaksanakan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan prasarana.

“Kami melihat semakin hari anak-anak mahasiwa semakin pintar, maka dari itu programnya disesuaikan menuju internasional,” kata Soehendro.

Tahun 2018 ini UIB memiliki mahasiswa asing sebanyak 150 orang dari berbagai negara (inbound students) di antaranya dari Malaysia, Korea Selatan, Jepang, China, Taiwan, Perancis, Slovakia, Madgaskar, Jerman dan Belanda. Mahasiswa UIB mengikuti program jangka pendek (short program) yang didesain dari 2 minggu hingga 1 tahun.

“Materi kegiatannya yang diikuti beragam, ada belajar bahasa Inggris, stratup business, TIK, bahasa dan budaya Indonesia dan lain sebagainya dan ini sama dengan pertukaran pelajar,” katanya.

Dengan adanya kegiatan pertukaran pelajar ini guna memberikan pengenalan kepada negara yang dituju. Apalagi era globalisasi saat ini, diharapkan bisa melihat pola atau metodenya seperti apa agar setiap kelulusan UIB siap menantang perkembangan zaman.

“Kita hidup bisa di mana saja, kalau kita sudah siap dengan perkembangan zaman sekarang, mau di mana saja bisa bertahan,” kata Soehendro.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, UIB saat ini telah menyekolahkan para dosennya hingga ke jenjang Strata 3 (S3). Selain itu, UIB telah banyak bekerja sama dengan universitas di luar negeri dan dalam negeri untuk meningkatkan kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami menyekolahkan dosen hingga ke S3, hal ini untuk meningkatkan kebutuhan SDM dan memajukan negara ini,” ujarnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah X, Herri mengatakan, UIB telah menerima akreditasi A. Predikat akreditasi A berarti UIB telah memenuhi persyaratan yang diberikan seperti bagaimana infrastruktu, dosen, mahasiswa, sistem dan kurikulum.

“Ada tingkatan akreditasi pertama C nilainya cukup, akreditasi B nilainya baik dan akreditasi A nilainya istimewa. Berarti kalau sudah akrditasi A maka mahasiswa yang lulusan dari UIB sangat beruntung dan bisa bersaing secara global,” katanya.

Menurut, bagi seorang yang bergelar sarjana merupakan orang-orang yang telah memiliki ilmu. Untuk itu diharapkan bisa memberikan pencerahan kepada semua khalayak.

“Untuk di Indonesia yang bergelar sarjana masih sedikit. Untuk sukses kita perlu kerja keras, disiplin serta proses, maka bagi mahasiswa yang diwisuda hari ini sudah memenuhi unsur orang sukses,” uajrnya. tengku bayu

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com