SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

UPDATE COVID-19 22 MARET: Pasien Positif Korona di Batam Meninggal

  • Reporter:
  • Minggu, 22 Maret 2020 | 21:24
  • Dibaca : 1772 kali
UPDATE COVID-19 22 MARET: Pasien Positif Korona di Batam Meninggal

BATAM – Seorang pasien yang positif terinfeksi virus korona atau Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah, Batam. Perempuan berusia 51 tahun itu menjadi pasien positif pertama yang meninggal di Batam.

“Benar. (Pukul) 19.30 tadi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, lewat pesan Whatsapp, Minggu (22/3) malam.

Pasien itu dinyatakan positif korona pada Kamis 19 Maret 2020. Warga Batam ini adalah kasus korona positif pertama di Batam. Pasien ini rujukan dari fasilitas kesehatan primer dekat tempat tinggalnya sebelum dirawat di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah.

Pasien Covid-19 tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah. Di antaranya Jakarta, Bogor dan Yogyakarta. Mulai dari tanggal 21 Februari 2020 dan kmbali ke Batam tanggal 4 Maret 2020. Pada tanggal 5 Maret 2020 yang bersangkutan mengeluh demam dan batuk berdahak.

Selanjutnya pasien itu melakukan pemeriksaan diri dan berobat pada faskes primer dekat dengan rumahnya. Kemudian setelah menjalani perawatan kondisinya semakin membaik sampai tanggal 7 Maret sudah tidak ada keluhan dari sang pasien.

Namun, pada tanggal 10 Maret 2020 yang bersangkutan kembali berobat pada faskes primer tersebut, selanjutnya merujuk ke salah satu rumah sakit swasta. Kemudian langsung dilakukan perawatan dan tanggal 13 Maret 2020 boleh dinyatakan boleh pulang ke rumah.

Tapi pada tanggal 14 Maret 2020 datang kembali ke unit gawat darurat (UGD) di rumah sakit yang sama sebelumnya dengan keluhan batuk berdahak dan dada terasa sesak dikuti dengan mual dan muntah.

Kemudian, dilakukan penanganan dan pemeriksaan diagnostic rontgen dan laboratorium yang hasilnya mengarah pada peneumonia. Selanjutnya dokter pemeriksa melakukan proses rujukan ke rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah guna penanganan lebih lanjut. Yang bersangkutan sudah termasuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Pada rumah sakit rujukan dilakukan perawatan di ruang isolasi sampai dengan saat ini dengan kondisi yang bersangkutan relatif stabil. Kemudian hasil pemeriksaan sampel yang dilakukan pada 15 dan 16 Maret 2020 yang dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan RI.

“Diperoleh pada Kamis 19 Maret 2020 terkonfirmasi positif,” ujarnya.

Tim Gugus Covid-19 Kota Batam sedang melakukan proses kontak tracing terhadap semua orang yang ditenggarai telah kontak dengan pasien itu. Sejauh ini terdata lebih dari 60 orang close contact. Nantinya 60 orang ini akan dilakukan tindakan pengarantinaan dan pengambilan sample swab. ahmad romadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com