SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Usir Hantu Kekalahan

  • Reporter:
  • Sabtu, 31 Maret 2018 | 09:02
  • Dibaca : 93 kali
Usir Hantu Kekalahan

BERLIN– Momentum yang dinantikan Brasil sejak lama akhirnya tiba. Kemenangan 1-0 atas Jerman di laga uji coba, Rabu (28/3), bukan sekadar penuntasan dendam, tapi juga menjaga harga diri tim berjuluk Selecaotersebut.

Gol Gabriel Jesus pada menit ke-37 membuat Brasil keluar dari mimpi buruk. Maklum, selama ini mereka dibayangi kekecewaan besar seusai kekalahan memalukan 1-7 dari Jerman di semifinal Piala Dunia 2014. Hasil yang menghantui pikiran dalam empat tahun terakhir. Meski tidak mencetak banyak gol, kapten Thiago Silva mengatakan kemenang – an di Olympiastadion, Berlin, terasa sangat bernilai. Brasil, menurut Silva, sedang berupaya mengembalikan reputasinya sebagai salah satu tim terkuat di dunia.

“Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap Jerman, kami juga pantas mendapat – kan rasa hormat lebih besar. Kami bangga mampu meraih kemenangan atas Jerman yang sangat luar biasa,”kata Silva, dilansir Soccerway. Bek Paris Saint-Germain (PSG) tersebut menilai hasil bagus kontra Jerman menjadi bukti perkembangan pesat Brasil dalam persiapan menuju Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia, Juni mendatang. Menurutnya, Brasil berada di trek yang benar, tapi tetap rendah hati dan bermain disiplin. Silva mengatakan, Brasil menunjukkan banyak hal po – sitif pada laga melawan Jerman.

“Sebagai sebuah tim, kami sudah mulai menyatu. Kami menyadari tidak ada momen yang bertahan selamanya. Tapi, kami memiliki semua yang diperlukan untuk keluar dari situasi sulit,” tandasnya. Berlanjutnya tren bagus Brasil yang belum terkalahkan di sembilan laga terakhir juga diapresiasi Pelatih Brasil Adenor Leonardo Bacchi atau Tite. Dia menganggap kemenangan atas Jerman sejatinya memang tidak menghapus kekecewaan ketika gagal di Piala Dunia 2014, tapi menjadi pelecut semangat agar tim lebih baik di masa depan. Tite berjanji memaksimalkan dua laga uji coba tersisa, yakni kontra Kroasia dan Australia, Juni mendatang, agar kekuatan Brasil matang ketika di Piala Dunia 2018.

“Kekalahan di Piala Dunia selalu menghantui kami. Saya merasa beberapa orang mencoba untuk tidak mem – bicarakannya. Itulah hidup dan sudah berlalu. Namun, orangorang tidak akan pernah melupakan memori buruk meski kami mengalahkan Jerman,” paparnya. Sementara di kubu lawan, kekalahan mengakhiri rentet – an 22 kemenangan beruntun Jerman. Itu sekaligus membuat Der Panzergagal menyamai rekor 23 kemenangan beruntun yang mereka ukir pada periode 1978–1981. Kurang menggigitnya penampilan Jerman tidak terlepas dari perubahan komposisi tim yang dilakukan Pelatih Joachim Loew. Dia membuat tujuh perubahan dalam startinglineuptim seusai ditahan Spanyol 1-1, Jumat (23/3).

Belum lagi beberapa pilar Jerman diistirahatkan dan mengalami cedera, di antaranya Thomas Mueller, Mesut Oezil, dan Manuel Neuer. “Diturunkannya skuad terbaik Brasil telah kami duga sebelumnya. Ini bukan hari kami. Kami melakukan perubahan dalam komposisi pemain dan itu memengaruhi permainan kami,” ungkapnya Loew sendiri tidak terlalu memikirkan kekalahan. Menurutnya, Jerman membutuhkan laga uji coba untuk mengetahui sejauh mana potensi seluruh pemain sebagai bahan evaluasi sebelum Piala Dunia 2018. Selanjutnya, Der Panzerbakal menjajal Austria, 6 Juni nanti.

“Kami membuat beberapa kesalahan. Kami menurunkan beberapa pemain muda dan kami tidak mendapatkan ritme yang diinginkan. Tapi, itulah gunanya laga uji coba. Kami ingin melakukan eksperimen sebanyak mungkin,” tandasnya.

Alimansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com