SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

UWT Rp2,7 M Tak Sampai ke BP Batam

  • Reporter:
  • Rabu, 22 November 2017 | 14:15
  • Dibaca : 131 kali
UWT Rp2,7 M Tak Sampai ke BP Batam
ilustrasi

BATAM KOTA – Puluhan warga Bengkong Kolam melaporkan Koperasi Bhineka Jaya ke Polresta Barelang, Selasa (21/11/2017). Laporan itu terkait dugaan penipuan dan penggelapan Uang Wajib Tahunan (UWT) sebesar Rp2,7 miliar oleh Awisman, pemilik koperasi tersebut.

Salah seorang warga Warsiti mengungkapkan, awal permasalahan itu saat ada penggusuran di beberapa tempat rumah liar di Batam dan akhirnya 492 kepala keluarga mendapatkan lahan di Bengkong Kolam, 2002. Seiring waktu, warga sepakat untuk mengurus keabsahan tanah ke Badan Pengusahaan (BP) Batam yang kala itu bernama Otorita Batam.

“Setelah memenuhi prosedur di BP Batam, akhirnya tahun 2008 BP Batam memberikan PL di lokasi itu,” ujarnya, Selasa (21/11/2017).

Saat itu, BP Batam menyarankan untuk warga membayar UWT melalui Koperasi. Lalu warga sepakat membayar melalui Koperasi Bhineka Jaya dengan harga Rp80 ribu per meter. “Padahal Koperasi itu hanya membayar ke BP Batam per meternya Rp42 ribu dan sisa uangnya pihak koperasi akan membuat fasum di lahan warga,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com