SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Vaksinasi MR Dilanjutkan, Partisipasi Masyarakat Rendah

  • Reporter:
  • Selasa, 2 Oktober 2018 | 14:09
  • Dibaca : 64 kali
Vaksinasi MR Dilanjutkan, Partisipasi Masyarakat Rendah
Ilustrasi f ricky robianysah

NATUNA – Pemkab Natuna melanjutkan kembali kegiatan vaksinasi campak dan MR setelah sempat ditunda dalam rentang waktu beberapa minggu. Kegiatan ini dilanjutkan karena Bupati Natuna Hamid Rizal telah mengizinkan.

Namun pada vaksinasi lanjutan ini masyarakat terlihat kurang partisipatif mengikutinya. Bahkan banyak cara dilakukan pihak medis agar masyarakat membawa anaknya ke pusat layanan kesehatan untuk disuntik vaksin.

Di Bunguran Tengah, tepatnya di Desa Air Lengit, para orangtua mendapat selebaran berisi persetujuan anak mereka divaksin campak dan MR. “Kalau setuju, kita tandatangani suratnya. Lalu kita berikan kepada tenaga medis yang bertugas. Begitu juga sebaliknya, kalau tidak setuju, ya tidak usah dikasih suratnya. Tetapi rata-rata anak-anak di desa kami sudah disuntik,” kata Rohayatin, salah seorang guru TK Di desa Air Lengit, Senin (1/10).

Menyikapi hal ini, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah mengatakan, vaksinasi campak dan MR sudah dilanjutkan sejak minggu lalu.

“Alhamdulillah lanjutan kegiatan vaksin sudah dapat izin dari Pak Bupati. Dan kita sudah memulainya sejak minggu lalu,” kata Hikmat lewat sambungan telepon.

Kegiatan ini dipusatkan di seluruh puskemas se-Kabupaten Natuna. Masyarakat diimbau untuk mendatangi puskesmas guna mengikuti kegiatan itu.

Hikmat mengaku hanya mengalami satu kendala yakni kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini. “Mungkin karena sempat ditunda kemarin itu, masyarakat seperti kurang partisipatif. Inilah hambatan kami,” jelasnya.

Hikmat mengatakan, ketersediaan vaksin sudah lengkap dan tenaga medis selalu siaga di setiap puskesmas untuk melayani masyarakat. “Kami mengimbau dan berharap kepada masyarakat agar semangat mengikuti kegiatan ini seperti dulu sebelum ditunda,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com