SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Wakili Kepri di Olimpiade Sains Nasional, Diah Belajar Pakai Buku Kakak Kelas

  • Reporter:
  • Kamis, 9 Mei 2019 | 14:49
  • Dibaca : 183 kali
Wakili Kepri di Olimpiade Sains Nasional, Diah Belajar Pakai Buku Kakak Kelas
Suasana belajar di MTs Aqidatunnajin Daik Lingga. /ist

NAMA Diah Ramadhani (14) menjadi buah bibir masyarakat di Kabupaten Lingga berkat prestasinya pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat Provinsi Kepri. Bukti anak-anak Kepri bisa berbicara banyak meski kondisi keterbatasan.

JAMARIKEN TAMBUNAN, Lingga

Gadis yang terdaftar sebagai siswi di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Aqidatunnajin Daik Lingga ini akan menjadi salah satu perwakilan Kepri pada OSN tingkat nasional 2019 yang akan digelar di Yogyakarta.

Menurut keterangan remaja yang biasa disapa Dea ini, ia sudah dua kali mengikuti seleksi OSN. ”Tahun lalu saya hanya meraih juara harapan I. alhamdulilah tahun ini saya bisa ikut di even Nasional,” ujar Dea dengan raut kegembiraan Selasa (7/5) Kemarin.

Torehan prestasi itu adalah hasil kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak. Menurut cerita Dea, harus menambah jam belajar dengan tekun. Bahkan, ia juga rela mencari materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari berbagai buku, termasuk dengan meminjam buku kakak kelas. Tekat dan usahanya untuk menjadi peserta OSN SMP tingkat Nasional 2019 itu disikapi dengan belajar secara tekun pada orang tua dan guru di sekolah.

“Saya belajar otodidak. Saya pinjam buku sama kakak-kakak kelas. Alhamdulilah banyak yang mau membantu saya,” ujar putri dari pasangan Amir dan Yulisnawati ini.

Dea mengakui, dari semua pelajaran IPS yang di antaranya bidang studi geografi, sosilogi, sejarah dan ekonomi, terdapat tingkat kesulitan sangat luar biasa pada mata bidang studi Ekonomi. Hal ini disebabkan keterbatasan buku juga dikarenakan sistem penghitungan yang memiliki kesulitan karena hampir sama dengan pelajaran SMA. Meski demikian, Dea tidak berputus asa, ia akan bertanya pada orang tua, guru dan juga teman-temannya.

Ditambahkan Dea, tidak hanya orang tua dan kawan-kawanya yang mendukung Dea untuk meraih mimpinya menjadi peserta OSN para guru yang ada di sekolah MTS Aqidatunnajin Daik Lingga pun dengan penuh semangat mencarikan soal-soal di internet untuk membantu Dea belajar.

Dea berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Lingga dan Propinsi Kepri dapat memberikan perhatian yang lebih pada dunia pendidikan. Menurut dia, berdasarkan pengalamannya, masih banyak siswa-siswa yang ada di sekolahnya dan Kabupaten Lingga yang memiliki kemampuan yang lebih namun karena minimnya fasilitas di sekolah menjadi faktor penghambat.

“Saya berharap fasilitas di sekolah ditambah, seperti buku-buku, komputer dan laboratorium agar kami semangat belajar,” tutur dia penuh harap.

Dea dinyatakan sebagai peserta OSN SMP tingkat nasional berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Pertama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 1535/D3/KP/2019 Tentang Penetapan Peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP tingkat Nasional pada Bulan Juli Tahun 2019 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta.

Setelah dinyatakan unggul pada Seleksi Olimpiade Sains (OSN) tingkat Kabupaten Lingga pada 19 Maret 2019 lalu, kemudian Diah Ramadhani mengikuti seleksi Olimpiade Sains (OSN) tingkat Provinsi pada tanggal 13 April lalu di Batam.

Pada tanggal 6 Mei 2019, putri pasangan M. Amir dan Yulisnawati ini dinyatakan berhak untuk ikut OSN tingkat Nasional pada bulan Juli yang akan datang di Yogyakarta. Siswi Kelas VIII.A MTs Aqidatunnajin ini sudah dua kali berhasil dalam OSN tingkat provinsi Kepri. Pada 2018 lalu ia berhasil meraih harapan I. Diah Ramadhani juga tercatat sebagai peserta STQ cabang hafalan Quran 5 Juz. Armain, selaku Kepala MTs Aqidatunnajin Daik mengaku sangat senang dan bersyukur atas prestasi siswanya tersebut. Menurutnya pihaknya merasa ada kepuasan tersendiri, dengan sarana dan prasarana madrasah yang masih terbatas, kesejahteraan guru yang relatif rendah, tapi anak didiknya mampu berkompetisi dengan Sekolah-sekolah yang sudah maju dan didukung dg SDM yang memadai.

“Hari ini saya dan guru-guru masih punya semangat, semangat ingin maju”, tegasnya.

Ia mengaku sudah sejak dua tahun teraahir ekskul olimpiade ini dijalankan di Sekolahnya. “Ekskul olimpiade ini harus terus dipertahankan, karena perlu bimbingan khusus untuk anak-anak yang berbakat dalam sains,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Diah Rahmadhani dan Mutiah. “Saya menyampaikan apresiasi kepada anak-anak Lingga terutame Diah Ramadhani pelajar MTs Aqidatunnajim peraih Passing Grade se-Indonesia bersama 64 pelajar lainnya untuk mengikuti Olimpiade Siswa Nasional bidang studi IPS. Mudah2an anak kite ini sukses di tingkat nasional,”harap Drs.Junaidi.

Sementara Kepala Kemenag Lingga mendengar kabar tentang berhasilnya siswi MTs Aqidatunnajin Daik mewakili Provinsi Kepri ke Nasional merasa haru dan bangga. “Alhamdulillah ternyata anak-anak Lingga luar biasa,” ucap M Nasir.

“Kita berharap prestasi yang kita raih dapat memotivasi pendidikan madrasah di Lingga dan kita jadikan cotoh bagi yang lain untuk selalu mendorong peningkatan mutu madrasah kedepan,”katanya lagi.

“Kepada seluruh guru madrasah agar memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai target mutu yang dapat dibanggakan oleh orang tua dan masyarakat. Terutama dengan membangun kerjasama dengan semua pihak untuk memungut dan menyusun potensi yang ada,”sambungnya. Dalam waktu dekat Kepala Kemenag Lingga mengadakan pertemuan dengan Kepala Madrasah dan orang tua Diah Ramadhani untuk memberikan penghargaan sekaligus motivasi sebelum berangkat ke Nasional.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com