SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Wali Murid Dimintai Rp15 Juta

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Juli 2018 | 11:01
  • Dibaca : 232 kali
Wali Murid Dimintai Rp15 Juta
Ilustrasi Foto Agung Dedi Lazuardi.

BATAM – Kejaksaan Negeri Batam mencium indikasi adanya permintaan uang selama penerimaan murid baru di sejumlah sekolah negeri. Uang sogokan berkisar antara Rp5 juta-Rp15 juta. Beberapa sekolah sudah ditandai.

Indikasi praktik curang itu berasal dari laporan yang masuk ke Kejaksaan Negeri Batam selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Batam. Laporan menyebut praktik curang terjadi mulai dari PPDB SD, SMP, sampai SMA/SMK negeri.

“Banyak laporan yang masuk terkait pungli (pungutan liar),” ujar Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Batam Robi Harianto di Batam Centre, kemarin.

Laporan yang didapat Robi bukan hanya mendeteksi nama sekolah tapi juga tarif pungutan liar yang dipatok oknum-oknum itu. Oknum itu menjanjikan bisa memasukkan calon peserta didik diterima di sekolah negeri yang diinginkan asal bersedia membayar.

“Nilainya bervariasi mulai dari Rp5 juta hingga Rp15 juta per orang,” sebut Robi.

Kejaksaan mulai menindak laporan itu. Hingga kemarin Kejaksaan masih melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan atau Puldata Pulbaket. Roni menegaskan laporan pungli dalam PPDB menjadi sorotan kejaksaan. “Ada beberapa sekolah yang tengah menjadi sorotan utama kami,” sambung Robi.

Hanya saja Robi masih merahasiakan identitas sekolah-sekolah tersebut. Tapi dia menegaskan bila hasil puldata dan pulbaket menunjukkan terjadi pungli di sekolah maka Kejaksaan akan meningkatkan ke tahap penyelidikan. “Kejari tidak akan segan-segan kalau terbukti,” kata Robi.

aini lestari

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com