SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Bisa Lapor Lurah dan Camat

  • Reporter:
  • Kamis, 23 April 2020 | 09:30
  • Dibaca : 170 kali
Warga Bisa Lapor Lurah dan Camat
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengantarkan bantuan paket sembako ke salah seorang warga Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (18/4). f dinas kominfo kota batam

BATAMKOTA – Pemko Batam telah mendistribusikan bantuan paket sembako tahap pertama bagi masyarakat terdampak covid-19. Bagi warga kurang mampu namun tak mendapatkan bantuan, bisa lapor lurah dan camat untuk mendapatkan bantuan sembako di tahap selanjutnya.

Pendistribusian bahan pokok ini diberikan pada warga tidak mampu dan kena dampak langsung corona virus disease (Covod-19). Pendataan warga yang menerima bantuan tersebut dilakukan Camat dan Lurah yang melibatkan langsung RT/RW.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, tak semua kepala kelurga mendapatkan bantuan bahan pokok tersebut. Khususnya bagi masyarakat yang mampu, seperti Pagawai Negeri Sipil (PNS) ataupun juga pelaku usaha yang memang tidak selayaknya untuk dibantu.

“Jadi memang tidak semua dibantu, dari total 415 ribu kepala keluarga di Batam yang mendapatkan bantuan itu sekitar 260 ribu kepala keluarga. Sudah 192 ribu yang kami distribusikan, 68 ribu sisanya masih kami cari tambahan,” kata Rudi, Rabu (22/4).

Dijelaskan Rudi, pembagian sembako tahap pertama tersebut merupakan program sembako murah yang memang sudah dianggarakan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2020. Namun di tengah bencana Covid-19 saat ini maka program tersebut dialihkan menjadi sembako gratis.

Jika sebelumnya untuk sembako murah masyarakat diminta membayar setengah harga saja dan pendataan yang dilakukan hanya membutuhkan KTP dan kartu keluarga (KK) saja. Namun karena ini diberikan secara gratis maka Lurah dan Camat tentu lebih selektif dalam melakukan pendataan.

“Kami sudah meminta pendampingan dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan),” jelasnya.

Sementara itu terkait banyaknya keluhan masyarakat yang tidak menerima bantuan paket bahan pokok tersebut, disampaikannya bahwa bagi yang merasa tidak mampu dan kena dampak langsung Covid-19 agar bisa menyampaikan kepada Lurah atau Camat. Supaya nantinya dilakukan pendataan ulang oleh Lurah dan Camat.

“Kalau tidak ada tanggapan juga bisa hubungi saya atau Pak Wakil, bisa juga Sekda,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, pendistribusian sembako tahap awal berjalan dengan baik. Meskipun ada beberapa persoalan di lapangan tapi dapat diselesaikan secara baik.

Untuk tahap selanjutnya, Pemko Batam kata dia sudah menyiapkan sekitar 300 ribu paket sembako dengan nilai setiap paket sebesar Rp300 ribu. Rencananya akan dibagikan setiap bulan sampai enam bulan ke depan.

“Pemko Batam dua bulan, Provinsi dua bulan, dan Badan Pengusahaan (BP) Batam dua bulan,” kata Amsakar.

Amsakar menjelaskan paket sembako tahap pertama berbeda dengan tahap selanjutnya karena memang untuk tahap yang pertama merupakan sembako yang seharusnya untuk sembako murah. Karena itu masyarakat diharapkan tidak salah pemahaman terkait hal tersebut.

“Seharusnya itu paket sembako murah yang setiap tahun ada, masyarakat bayar setengahnya saja. Karena sekarang sedang ada Covid-19 maka ada inisiatif Pak Wali untuk digratiskan saja,” tegasnya.

Tahap pertama ada dua jenis isi paket sembako di antaranya 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir. Kemudian sebagian sembako lainnya yakni 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan susu kental manis. Sedangkan untuk tahap selanjutnya diantaranya beras 10 kilogram, minyak goreng 3 liter dan mie instan 1 kotak. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com