SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga dan Keluarga Wan Zawali Trauma

Warga dan Keluarga Wan Zawali Trauma
Polisi melakukan olah TKP. Foto Sholeh Ariyamto.

NATUNA – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna Wan Zawali meminta DPRD mendesak pemerintah pusat turun tangan mengawal peristiwa teror penembakan di kediamannya.

Wan Zawali bersama pengurus lembaga mendatangi kantor DPRD Natuna, Kamis (30/3) siang. Rombongan disambut Ketua DPRD Yusripandi dan anggota dewan lainnya.

“Kejadian tersebut memang tak menimbulkan korban jiwa atau luka, namun muncul rasa takut. Baik di pihak keluarga maupun warga,” kata Wan, kemarin.

Dalam pembicaraan tersebut Wan Zawali menceritakan kronologis kejadian malam itu. Dia menceritakan suara dentuman terdengar sekitar pukul 00.30 WIB ketika hujan. Tapi Wan tidak menduga suara itu adalah suara dari senjata api. Menurut Wan, atap mobilnya berlubang dan ban pecah akibat peluru senjata api.

”Kedatangan kami ke DPRD untuk mengabarkan kejadian ke pada wakil kami. Guna ikut mengawal proses yang sedang ditangani pihak kepolisian,” papar dia.

Camat Bunguran Timur Asmara Juana Suhardi mengatakan aksi penembakan itu tidak dapat ditolerir dan dibiarkan tanpa penyelesaian. Dia meminta pelaku harus bertanggung jawab.

“Rumah orang tua kami saja mereka berani melakukan hal semacam itu,” tegas Asmara.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengharapkan agar kejadian ini tidak terulang kembali. Meskipun nanti ada jalan perdamaian, namun persoalan ini harus diselesaikan secara tegas.

“Kami siap mengawal dan memfasilitasi persoalan ini disampaikan ke pusat,” ujar dia.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com