SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Dompak Tuntut Status Kepemilikan Lahan, Ancam Demo Besar-besaran

  • Reporter:
  • Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:10
  • Dibaca : 98 kali
Warga Dompak Tuntut Status Kepemilikan Lahan, Ancam Demo Besar-besaran
Perwakilan warga Dompak mendatangi Kanwil BPN Kepri, Selasa (16/10). /M BUNGA ASHAB

PINANG – Puluhan warga Dompak mendatangi Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kepri, Selasa (16/10). Meraka menuntut BPN mengembalikan kepemilakan lahan seluas 2.713 hektare kepada masyarakat Dompak, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari.

Perwakilan warga Dompak Ignatius Toka Solly menilai pihak Kanwil BPN Kepri tidak menunjukkan kredibilitasnya. Ia menyampaikan pihak BPN tidak bisa mengakomodir dan menyelesaikan permintaan masyarakat Dompak. Ignatius menuding pihak BPN terkesan tidak ingin menyelesaikan permasalahan lahan warga.

“Mereka (BPN) tidak melaksanakan seruan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mempermudah penyelesaian lahan,” kata Ignatius di kantor Kanwil BPN Kepri usai melangsungkan pertemuan dengan pihak BPN.

Dia menjelaskan, permasalah lahan ini sudah berlarut-larut sejak 1995 silam. BPN tidak mampu mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah lahan warga. Warga Dompak menuntut agar status kepemilikan lahan itu dikembalikan kepada masyarakat. Dia menyampaikan pada tahun 2010 silam lahan yang dipermasalahkan sudah tanah terlantar. Sebab, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Batam dan Medan telah memenangkan warga.

“Kita tidak mendapat jawaban, alasannya masih dalam proses PTUN, padahal PTUN Batam dan Medan sudah memenangkan warga,” kata Ignatius.

Dia menjelaskan tuntutan warga sudah jelas agar prinsip Hak Guna Bagunan (HGB) yang akan dijadiakan kota satelit. Namun, pelaksanaan pembangunan kota satelit di lahan itu tidak dilaksanakan.

“Secara prinsip HGB 95 lahannya diperuntukkan pembangunan kota satelit. Tapi, pembangunannya tiga tahun maksimun tidak dilaksanakan,” ujar dia.

Lanjut, kata Ignatius, pihaknya akan menunggu hasil penyampain dari pihak BPN atas pertemuan dengan warga. Apabila tidak ada hasil yang memuaskan, pihaknya akan melaksanakan aksi demo besar-besaran di Kanwil BPN Kepri.

“Mau tunggu penyampaian hasil dari pihak BPN, apabila tidak ada, maka masyarakat akan mendemo kanwil BPN Kepri,” kata dia.

Semetara itu, Kepala Kanwil BPN Kepri Asnawati bungkam saat dikonfirmasi terkait permintaan warga. Asnawati hanya diam dan tergesa-gesa meninggalkan ruang pertemuan bersama masyarakat.

m bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com