SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Gelisah Dokter RSUD Natuna Pindah

  • Reporter:
  • Kamis, 18 Juli 2019 | 16:21
  • Dibaca : 152 kali
Warga Gelisah Dokter RSUD Natuna Pindah
RSUD Kabupaten Natuna, belum lama ini. f IST

NATUNA – Kabar adanya sejumlah dokter mengajukan pindah dari RSUD Natuna cukup membuat warga gundah. Mereka khawatir kepindahan ini akan berdampak buruk pada pelayanan kesehatan ke depan.

Fadilah, seorang warga mengaku prihatin dengan banyaknya dokter-dokter yang hendak mengundurkan diri dari RSUD Natuna. Hal ini membuat ia bertanya-tanya perihal itu dan khawatir mengenai pelayanan di RSUD ke depannya bila banyak dokter yang hengkang.

“Kabarnya ada tiga lagi dokter yang mau pindah. Sebelumnya sudah ada dokter kandungan yang berhenti. Ada apa di RSUD dan ada apa dengan dokter-dokter itu. Menurut kami ini tidak boleh terjadi karena menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Fadilah di Ranai, Rabu (17/7).

Ia meminta agar RSUD tidak membiarkan ini terjadi sehingga pelayanan kesehatan tidak terganggu.
“Sedih juga rasanya kalau dokter yang udah bertahun-tahun tugas di sini, sudah nyambung dengan masyarakat tiba-tiba pindah begitu saja,” ujarnya.

Terpisah, Kasubag Umum Humas dan Perlengkapan RSUD Natuna Harven membenarkan adanya rencana kepindahan sejumlah dokter itu. Alasan mereka rata-rata hendak mencari suasana baru di luar Natuna.

“Ya betul, tapi mengenai alasannya kami tidak bisa mengungkapkanya secara gamblang karena alasan itu cenderung bersifat pribadi. Tapi berdasarkan surat yang masuk rata-rata alasannya untuk mencari suasana baru,” kata Harven.

Ia lantas mengingatkan kepada masyarakat agar tidak khawatir dengan adanya kondisi seperti ini karena pelayanan kesehatan di Rumah Sakit akan tetap berjalan seperti biasa.

Di RSUD masih terdapat dokter residen yang masih bisa melayani kesehatan masyakat seperti biasa.

“Saya rasa tidak perlu ada kekhawatiran terkait pelayanan kesehatan karena dokter residen masih ada. Kebedaan dokter residen ini atas kerjasama RSUD Natuna dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Air Langga (Unair). Saat ini ada tujuh dokter residen di RSUD Natuna,” katanya.

Mengenai dokter yang sudah tidak bertugas lagi di RSUD Natuna. Dokter bersangkutan tidak pindah tapi karena masa tugasnya di RSUD sudah habis.

“Kalau dokter yang udah pindah itu adalah dokter praktek kerja dari kementerian. Waktu tugasnya di sini cuma satu tahun, jadi bukan pindah,” jelasnya.

Dengan demikian ia memastikan pelayanan kesehatan di RSUD tetap bisa berjalan sebagaimana biasa meskipun ada beberapa orang dokter yang hendak pindah. “Karena kewenangan dokter risiden ini sama dengan dokter tetap di sini. Jadi pelayanan tetap berjalan normal,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com