SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Lingga Keluhkan Jalan Roro Penarik

  • Reporter:
  • Sabtu, 27 April 2019 | 09:42
  • Dibaca : 122 kali
Warga Lingga Keluhkan Jalan Roro Penarik
Kendaraan roda empat saat melintas menuju Pelabuhan Roro Penarik, kemarin. f jamariken tambunan

LINGGA – Penguna transportasi umum Roll On Roll Off (roro) tujuan Jagoh-Penarik di Kabupaten Lingga mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi untuk membangun serta mengeruk bukit tinggi yang saat ini masih jalan tanah di Pelabuhan Roro Penarik.

Ssalah satu pengguna roro tujuan Jagoh-Penarik, Sandi mengatakan kondisi jalan Roro Penarik saat ini sangat menghawatirkan. Selain sering terjadi kecelakaan, jalan tersebut memiliki bukit yang curam, tak jarang banyak truk atau pickup barang terjebak saat menanjak. “Licin betul jalan itu, ditambah bukit yang tinggi, waktu kami pulang dari dabo, ada beberapa mobil yang sangkut tidak nanjak, bahkan Damri sempat termundur dari bukit,” katanya, Jumat (26/4).

Tidak hanya Damri yang merasakan ekstrimenya bukit tersebut, kendaraan roda empat lainnya pun merasakan hal yang sama seperti truk, pick up, avanza dan kendaraan roda dua. “Kami satu sama lainnya saling bahu membahu mendorong setiap kendaraan yang terjebak di bukit saat itu, yang parahnya teman perempuan saya hampir jadi korban saat menanjak menggunakan sepeda motornya,” ujarnya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga telah mengajukan pembangun jalan Pelabuhan Roro Penarik ke Balai Transportasi Darat (BTD) Riau-Kepri dan sudah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemenpupera RI), pada 2018 lalu.

Plt Kepala Dishub Lingga Selamat mengatakan, pada 2018 lalu Kemenpupera RI sudah memasukan anggaran ke Satuan Kerja (Satker) PU, untuk pembangunan jalan Pelabuhan Roro Penarik, bahkan telah disinkronisasi ke PU Kabupaten Lingga di bidang Bina Marga. “Untuk jalan Roro Penarik insya Allah 2019 tahapannya sudah 90 persen masuk ke Satker PU, hasil ini pun dari pertemuan balai transportasi darat Riau-Kepri dengan Kementrian PU. Nah sehingga Kementrian PU memasukan Satker anggaran 2019, untuk tahun depan, untuk PU Kabupaten sudah disinkronisasi dengan Bina Marga,” kata Selamat.

Sementara itu, pengguna transportasi umum Roro tujuan Jagoh-Penarik, harus bersabar, sebab sampai hari ini belum ada kejelasan, kapan pembangun jalan pelabuhan Roro Penarik akan kerjakan.

jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com