SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Malas Gunakan Helm

  • Reporter:
  • Rabu, 4 September 2019 | 10:35
  • Dibaca : 115 kali
Warga Malas Gunakan Helm
Petugas merazia pengendara tidak menggunakan helm saat Operasi Patuh Seligi 2019 di Anambas, kemarin. Kesadaran masyarakat untuk tertib dan selamat dalam berkendara dinilai masih rendah. /JHON MUNTHE

ANAMBAS – Sejumlah penindakan dalam Operasi Patuh Seligi 2019 masih didominasi pengendara yang tak mempedulikan keselamatan dalam berkendara. Banyak warga yang terjading razia karena malas menggunakan helm, pengendara di bawah umur hingga melawan arus.

“Hingga hari keempat sudah ada sekitar 75 pengendara yang ditindak dengan memberikan surat teguran tertulis,” ujar Kasatlantas Polres Anambas, Iptu Boston Butarbutar, kamarin.

Adapun 75 pengendara itu tidak menggunakan helm, tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu dan melawan arus.

Kasatlantas menambahkan, operasi dilakukan di berbagai titik di antaranya, Simpang 4 Pasir Peti-Antang, Simpang Masjid Jamik, Jalan SP, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Soekarno-Hatta. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk tertib berkendara masih rendah, sehingga masih perlu upaya sosialisasi kepada masyarakat.

“Sepertinya kejadian pelanggaran ini sudah membudaya. Untuk itu kami hadir memberikan sosialisasi, memberikan pemahaman agar masyarakat semakin sadar akan kewajiban berlalulintas,” ujarnya.

Boston mengatakan, Operasi Patuh Seligi 2019 ini masih berjalan hingga 11 September 2019 mendatang. Para pengguna sepeda motor maupun kendaraan roda empat agar mematuhi aturan berlalu lintas.

“Lengkapi surat, lengkapi kewajiban berkendara, gunakan knalpot standar, gunakan helm, jangan melawan arus dan jangan membawa boncengan lebih dari satu. Kami harap ini tidak dilanggar oleh pengendara lagi,” ungkapnya.

Sementara di Lingga, jenis pelanggaran hampir serupa. Kasat Lantas Emsas mengatakan, dalam operasi pada hari keempat lalu jumlah pelanggaran lalulintas terdapat 36 pengendara yang terdiri dari 32 pengendara roda dua dan empat pengendara roda empat dan paling banyak pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak melengkapi dengan surat-surat saat mengendara dan pengendara motor di bawah umur.

“Ada juga mobil dinas diamankan petugas karenakan pengemudi mobil tersebut tidak dapat menunjukan surat-surat kelengkapan bermotor. Sementara kendaraan kita amankan,” katanya.

jhon munthe/jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com