SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Tergiur Bantuan Uang Rp15 Juta dari UN Swissindo

  • Reporter:
  • Rabu, 24 Mei 2017 | 11:22
  • Dibaca : 21036 kali
Warga Tergiur Bantuan Uang Rp15 Juta dari UN Swissindo

BATUAJI – Sedikitnya 251 warga Batuaji berbondong-bondong mendaftar menjadi relawan UN Swissindo di Perumahan Griya Pratama, Batuaji. Mereka berharap bisa mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp15,6 juta dalam setiap bulannya seperti yang dijanjikan.

Dari informasi yang diterima, sudah dua hari terakhir ini, warga memenuhi rumah Ketua RT 10 RW 18 dan Posyandu di perumahan tersebut. Namun sejak Selasa (23/5) pagi, sebuah papan pengumuman dipasang di rumah Bambang selaku ketua RT setempat.

“Kami tak tau maksudnya apa (pengumuman) itu. Pengurus bilang ayo kita ambil hak kita yang ada di pemerintah. Mereka bilang kalau sudah jadi anggota akan mendapatkan uang sebesar Rp15 juta setiap bulan,” kata Painur, warga yang sudah mendaftar.

Meski demikian, Painur juga meragukan hal yang disampaikan pengurus UN Swissindo. Dia juga sempat penasaran dan bertanya-tanya, hak apa yang mau diambil. “Katanya ada program pemerintah untuk membantu pelunasan hutang masyarakat dan dapat pembagian uang,” kata dia.

Hal senada juga disampaikan Irwan anggota lainnya. Dia tidak mengaku tak tahu persis tujuan UN Swissindo. Dia hanya tahu, setiap warga yang ingin mendaftar cukup meyerahkan fotokopi e-KTP dan pas foto 2X3 sebanyak dua lembar. Selanjutnya, warga akan menerima Voucher M1 yang nantinya bisa ditukarkan dengan buku tabungan Mandiri.

“Kami akan dapat uang bulanan, kan enak tidak perlu kerja lagi. Nggak perlu capek-capek dan panas-panasan lagi cari uang,” kata dia.

Sementara pihak kepolisan yang mendapat laporan, kemudian langsung mengamankan lokasi tersebut agar tidak terjadi keresahan di tengah masyarakat.

“Kami cek, jangan sampai meresahkan masyarakat. Dampaknya jelas seramai itu, pasti sangat menggganggu dan tentunya akan berpotensi pada gangguan kamtibnas,” kata Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko.

Sujoko menyebut pihaknya belum menemukan unsur penipuan meski pihak pengurus UN Swissindo tidak bisa menjelaskan secara rinci dari mana uang tersebut. “Pengurus belum bisa menjelaskan. Makanya kami serahkan ke Polresta Barelang untuk penangananya,” katanya.

Beberapa waktu lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa praktik dan modus yang dilakukan oleh United Nations (UN) Swissindo melanggar hukum. Sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak percaya dengan tawaran jasa bagi debitur, untuk tidak membayarkan hutang ke bank.

Setiap kegiatan yang dilakukannya oleh UN Swissindo juga telah dinyatakan ilegal. Lembaga tersebut dinilai tidak masuk akal serta tak memiliki badan hukum. Saat ini keberadaannya sudah cukup meresahkan, tidak hanya ada di Batam, tapi juga hampir diseluruh Indonesia.

Namun pengurus UN Swissindo Kepri membantah tudingan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri yang menyatakan bahwa lembaga itu ilegal.

Sekjen UN Swissindo Kepri, Yadhie Hanifah mengatakan lembaganya memiliki sejarah panjang dan sudah tersebar di beberapa negara. “Dokumen kita lengkap semua. Jadi tidak benar kalau OJK Kepri mengatakan kami ilegal. Kami juga tidak pernah meminta nasabah untuk berhenti membayarkan utangnya,” kata Yadhie, Selasa (29/11).

Ia juga mengatakan pihaknya siap diperiksa oleh kepolisian ataupun OJK jika dinilai melanggar hukum. Selain itu, pihaknya tidak pernah meminta uang administrasi kepada debitur yang utangnya akan dilunasi oleh UN Swissindo.

20 Komentar

  1. Afiko77@gmail.com. Kamis, 1 Juni 2017
    • Epenk Jumat, 11 Agustus 2017
  2. panjoel Selasa, 6 Juni 2017
    • Andi Sabtu, 5 Agustus 2017
  3. riman Kamis, 6 Juli 2017
  4. Syam Sabtu, 22 Juli 2017
  5. mira Kamis, 27 Juli 2017
  6. wahyu Senin, 31 Juli 2017
  7. Faat Senin, 31 Juli 2017
  8. Arga Rabu, 2 Agustus 2017
  9. gihas Kamis, 3 Agustus 2017
  10. fattah aveiro Kamis, 3 Agustus 2017
  11. nirsan Senin, 7 Agustus 2017
  12. DEPJEN KEC.LAMPUNG Senin, 7 Agustus 2017
  13. Munier Selasa, 8 Agustus 2017
  14. Wati Selasa, 8 Agustus 2017
  15. Cholis Rabu, 9 Agustus 2017
  16. beby Kamis, 10 Agustus 2017
    • Surya Jumat, 11 Agustus 2017
  17. buhang moh.dafit Jumat, 11 Agustus 2017

Theme Portal Berita TUX_URL.com