SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Whyte Merasa Dikhianati WBC

  • Reporter:
  • Kamis, 3 Mei 2018 | 16:24
  • Dibaca : 63 kali
Whyte Merasa Dikhianati WBC

LONDON – Petinju kelas berat Dillian Whyte mengaku kecewa terhadap Word Boxing Council (WBC). Menurut Whyte, WBC tidak konsisten dalam mengambil keputusan.

Dia merasa berhak menjadi lawan jawara WBC Deontay Wilder, bukan Dominic Breazeale. Setelah menang KO (knock out ) atas Lucas Browne pada 24 Maret lalu, Whyte menjadi peringkat pertama sebagai penantang Wilder, dengan catatan duel Wilder versus Anthony Joshua gagal terlaksana. WBC sempat memberi isyarat duel Whyte kontra Wilder terwujud, jika duel Wilder versus Joshua batal.

Namun, WBC justru memerintahkan Whyte melawan Luis Ortiz. Dia merasa WBC telah mengkhianatinya. “Saya adalah satu-satunya orang di WBC yang telah mengikuti prosedur yang tepat. Saya melawan banyak eliminator dan banyak perebutan peringkat WBC.

Saya telah setia kepada WBC selama sekitar dua tahun,” ujar Whyte, dilansir Sky Sports. “Saya telah melakukan banyak pertarungan WBC dan lawan saya selalu pesaing utama seperti Chisora, Helenius, dan Browne. Lawan saya para pesaing teratas yang memiliki peringkat tinggi di WBC.

Kami ingin kesepakatan dengan kubu Wilder terjadi. Jika tidak, saya sangat kecewa dan kesal. Saya merasa dikhianati oleh WBC,” tandas Whyte. Sementara itu, pendiri Matchroom Sport Barry Hearn mengatakan duel Joshua versus Wilder tetap menjadi target utama meski sejumlah nama masuk nominasi penantang Joshua.

“Joshua punya pilihan, yakni Alexander Povetkin untuk mandatnya, Jarrell Miller, di lima besar, dan Wilder. Mereka adalah tiga pilihan utama. Saya berharap Joshua segera membuat keputusan dalam tujuh hingga 10 hari ke depan. Dengan begitu, kami cepat melakukan negosiasi,” ujar Barry Hearn dilansir boxing scane .

Namun, Barry mengaku pihaknya lebih senang Joshua melawan Wilder. Alasannya, duel tersebut lebih menjual dan akan menghasilkan banyak uang. “Kami akan melakukan negosiasi dengan kubu Wilder agar duel segera terwujud,” kata Hearn.

Menurut ayah dari promotor Eddie Hearn itu, secara pribadi Wilder sudah memberikan tawaran. “Ini sangat aneh. Karena, kami belum pernah menerima tawaran dari manajemen Wilder, tapi kami mendapat tawaran dari Wilder. Dia bilang akan memberi kami USD50 juta (Rp695 miliar). Tapi, saya belum yakin karena belum ada kontrak,” tandasnya.

sazili mustofa

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com